<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720</id><updated>2012-01-14T12:32:53.940+07:00</updated><category term='Iseng'/><category term='Duniaku'/><category term='Resensi'/><category term='Ekspresi'/><title type='text'>dunia seni</title><subtitle type='html'>Dunia saya, tak harus sama dengan mereka, meski saya boleh jadi merupakan bagian dari dunia mereka. Namun, dunia saya adalah makna, adalah cerita, adalah rasa, adalah cinta, adalah segala yang hadir dan mengada..., salam.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>67</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-8648344232846891441</id><published>2011-12-22T16:06:00.002+07:00</published><updated>2011-12-22T16:24:19.217+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>Ibu</title><content type='html'>Ini "Hari Ibu" kesekian yang kualami. Bedanya, sekarang aku telah menyandang gelar kehormatan tersebut, yakni berstatus sebagai seorang "ibu". Menjadi ibu merupakan proses menjadi yang tiada henti bagiku. Serasa terus menerus bermetamorfosa dari waktu ke waktu. Lebih ramai dari sekadar guliran perasaan yang beraroma nano-nano (manis-asam-asin). &lt;br /&gt;Menjadi seorang ibu telah mengenalkanku pada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;aku&lt;/span&gt; yang lain. Pada aku yang seolah terbelah namun tetap satu. Aku yang satu dalam diriku. Aku yang lainnya dalam jiwa anakku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi ibu membuatku menjadi, setiap hari, setiap waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski Hari Ibu hanya hari ini, kasih ibu membanjir tak kenal hari. Meski Hari Ibu hanya hari ini, doa ibu mengalun sepanjang waktu. Meski Hari Ibu hanya hari ini, sayang ibu selalu tulus, selalu, dan selalu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-8648344232846891441?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/8648344232846891441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=8648344232846891441' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/8648344232846891441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/8648344232846891441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2011/12/ibu.html' title='Ibu'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-1438514737004338390</id><published>2010-10-08T09:23:00.003+07:00</published><updated>2010-10-08T11:05:32.309+07:00</updated><title type='text'>Gamang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/TK6TGS88gwI/AAAAAAAAAD8/v2z8-gDDWKs/s1600/Foto0248.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/TK6TGS88gwI/AAAAAAAAAD8/v2z8-gDDWKs/s320/Foto0248.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525515529206137602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku menulis ini ketika Elang, bayiku yang berusia hampir 2 bulan dalam gendongan. Dia tertidur sekarang. Beberapa saat tadi, matanya yang berbinar cemerlang bersitatap dengan mataku. Ada selaksa rasa berkecamuk di sana. Matanya yang menyimpan sejuta pengharapan, memendam asa kehidupan berselubung ketidakberdayaan yang keseluruhannya seolah-olah ia serahkan padaku. Hidup-matinya, sehat-sakitnya, pintar-bodohnya, baik-buruknya, keseluruhan dirinya. Semua itu membuatku merasa tak berdaya sekaligus merasa berharga-karena mendapat karunia dengan kehadirannya-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku gamang. Masa cutiku menjelang usai. Pekerjaan pun menantiku. Satu sisi diriku merindukan dunia kerja dan segala hiruk-pikuknya. Namun, di sisi lain aku tak ingin melewatkan masa-masa awal tumbuh kembang bayiku. Elang, yang sekarang pandai mengoceh membuatku enggan meninggalkannya. Apalagi di usinya yang belum dua bulan ini dia sudah pandai tengkurap dan mengangkat kepalanya. Setiap hari ada saja hal baru yang menakjubkan dibuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun terpekur jadinya. Gerak langkahku kini tak hanya untukku, tapi juga untuknya. Tentu saja aku tak bisa memenuhkan diri Elang, jika aku pun tak mampu memenuhkan diri sendiri. Dengan keberadaannya, aku belajar lebih banyak tentang kasih sayang, tentang pengorbanan, tentang keikhlasan, tentang hasrat dan ambisi,tentang kepuasan, yang kumaknai secara lebih mendalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat ternyata memang tak sama dengan mengalami. Selama ini aku banyak menemui ibu muda yang bekerja. Mereka berjibaku dengan waktu, demi diri, dan demi sang buah hati. Kini, aku merasakan sendiri, bagaimana kini aku melangkah dan membawa diri tak hanya memikirkan kepentingan sendiri. Aku menyadari keberadaan Elang tak menyurutkan ke-aku-anku sebagai pribadi. Aku punya mimpi-mimpi yang ingin kuraih, aku punya ambisi yang berusaha kucapai, aku memiliki cita-cita yang tetap kuperjuangkan. Dan di atas semua itu, aku pun sepenuhnya sadar, bahwa kasih sayang dan keseluruhan diriku akan selalu meliputi Elang, anakku, yang kelak, di suatu hari nanti memiliki mimpi-mimpinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis pagi, 30 September 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-1438514737004338390?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/1438514737004338390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=1438514737004338390' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/1438514737004338390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/1438514737004338390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2010/10/gamang.html' title='Gamang'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/TK6TGS88gwI/AAAAAAAAAD8/v2z8-gDDWKs/s72-c/Foto0248.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-8891767559139502180</id><published>2010-07-20T11:27:00.004+07:00</published><updated>2010-07-20T11:46:11.815+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>Selaksa Rasa</title><content type='html'>Suatu ketika pernah kubaca bahwa manusia cenderung enggan keluar dari zona nyaman dan menghadapi tantangan baru. Rasa asing, khawatir, cemas terhadap segala sesuatu yang tidak pasti dan tidak diketahui membuat manusia tak berdaya.Mungkin rasa itulah yang melingkupi hari-hariku belakangan ini.Setelah trisemester pertama dilalui dengan morning sickness yang meletihkan. Lalu terselip jeda trisemester kedua yang cukup menenangkan. Menjelang akhir trisemester ketiga ini perasaanku dilanda galau yang tak karuan.&lt;br /&gt;Kondisi fisik mulai menuai banyak keluhan. Emosi yang kadang tidak stabil dan kerap mengalami perubahan. Juga gumpalan rasa khawatir terhadap segala hal yang mungkin datang menjelang masa persalinan. &lt;br /&gt;Menurut perhitungan, tepat di hari ini, tiga puluh enam minggu sudah janin berada dalam kandunganku. Kata dokter, persalinan biasanya terjadi setelah minggu ke-40. Itu pun bisa mundur, atau maju dari tanggal yang diprediksikan. Hanya Tuhan yang tahu, kapan sang bayi akan memperlihatkan diri di haribaan bumi.&lt;br /&gt;Do'aku, semoga selamat hingga tiba waktunya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-8891767559139502180?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/8891767559139502180/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=8891767559139502180' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/8891767559139502180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/8891767559139502180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2010/07/selaksa-rasa.html' title='Selaksa Rasa'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-4469069061750191552</id><published>2010-02-11T16:42:00.003+07:00</published><updated>2010-02-11T18:43:33.145+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>Jeda</title><content type='html'>Tujuh purnama sudah berlalu sejak aku mempertahankan tesisku pada ujian sidang Juli tahun lalu. Tiba-tiba saja aku teringat pesan seorang dosen pembimbing akademik, yang juga pembimbingku dalam menyusun tesis waktu itu. Pesan itu hampir-hampir kuserupakan dengan amanat, atau bahkan wasiat. Yang pasti, aku menyimpannya sebagai janji yang akan kutunaikan. Bukan janji pada guru-ku itu, tapi janji pada diriku sendiri bahwa sekecil apapun ilmu yang kudapatkan -terutama ilmu pengetahuan dari dosenku yang satu itu tentu saja- akan kuperdalam, kuberdayakan, kuperkembangkan, kusebarkan ke sebanyak mungkin manusia demi kehidupan yang lebih baik, yang lebih berarti, yang lebih bermakna. Aku percaya pencerahan manusia bisa dicapai melalui jalan ini. &lt;br /&gt;Namun, sejujurnya aku malu. Aku malu karena sampai saat ini aku belum mampu merealisasikan pesan dan arahannya -yang sudah merupakan janjiku sendiri- agar aku konsisten meniti jalan ilmu pengetahuan. Rasa malu itu muncul bukan karena aku merasa tak mampu, tapi karena aku belum mencoba untuk melakukannya. Aku merasa kosong. Merasa memiliki utang yang belum juga sempat kubayar. &lt;br /&gt;Lalu, aku menemukan kata aku. Jeda. Ya, jeda. Mungkin selama ini aku terlalu keras kepada diriku sendiri sehingga aku malah terbelenggu. Aku lupa bahwa diriku pun perlu jeda. Aku lalai untuk menikmati waktu luang yang selayaknya kuberdayakan untuk menabung energi dan menyuplai gagasan. Aku perlu sedikit bersantai agar pikiranku segar dan terbuka terhadap banyak hal. Hingga di suatu hari, aku siap kembali berkarya dengan cemerlang, entah di ranah apa, atau melalui media apa. Semoga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-4469069061750191552?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/4469069061750191552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=4469069061750191552' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/4469069061750191552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/4469069061750191552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2010/02/jeda.html' title='Jeda'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-6953370116961209055</id><published>2010-02-05T14:06:00.005+07:00</published><updated>2010-02-05T14:58:56.874+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>aku . . .</title><content type='html'>Belum lama menjalani peranku sebagai seorang istri, hitungan bulan berikutnya aku mesti belajar menjadi ibu. Ya, ibu untuk janin dalam kandunganku. Senang, tentu saja. Namun, di sebalik itu semua aku banyak mendapatkan konsekuensi.&lt;br /&gt;Mulanya aku merasa tak tahan karena kekerapanku pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil. Saking seringnya sampai sehari aku bisa bolak-balik lebih dari lima belas kali. Hal itu sangat mengganggu, terutama ketika aku berada dalam perjalanan dengan menggunakan sarana transportasi umum. Sampai-sampai aku sering minta berhenti meski belum sampai tempat tujuan.&lt;br /&gt;Konsekuensi berikutnya menimpa wajahku, berupa jerawat yang muncul dan tak kunjung habis. Ibaratnya hilang satu tumbuh sepuluh. Wah, jangan tanya mumetnya. Kata orang kalau hamil jadi tambah cantik, kok aku malah jerawatnya yang membukit, hiks... hiks.&lt;br /&gt;Lalu, masalah "standar" yang dialami hampir semua perempuan hamil: mual-muntah. Fhhh.... betapa tak nyamannya, gak enak makan, malas minum, perut begah, kepala pusing, badan letih, lemah, lesu, dan sebagainya. Bawaannya pengen bed rest melulu.&lt;br /&gt;Dan yang paling merepotkan di antara semua itu adalah intensitas air liur yang meningkat entah berapa kali lipat, sehingga aku harus membawa kantong plastik jika bepergian plus tisu ekstra banyak. Belum lagi di saat menjelang tidur atau kalau harus bicara dengan orang lain. Wuihhhh repotnya....&lt;br /&gt;Namun, di atas semua itu, aku kembali belajar untuk semakin meningkatkan kesabaranku, mengabaikan keegoisanku. Aku membentuk diri menjadi manusia baru, demi manusia lain yang tumbuh dalam rahimku: anakku. (Sesungguhnya, jauh di lubuk hatiku aku masih belum percaya, benarkah ada sosok mungil yang bertumbuh bersama diriku, menghirup udara yang sama, mencium aroma yang sama, menyerap nutrisi makanan yang sama, hidup dalam tubuh yang sama).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-6953370116961209055?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/6953370116961209055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=6953370116961209055' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/6953370116961209055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/6953370116961209055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2010/02/aku.html' title='aku . . .'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-5914142924365799747</id><published>2009-12-13T16:36:00.006+07:00</published><updated>2009-12-13T17:00:45.205+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>aku dan catatan harianku</title><content type='html'>Ternyata, aku tak cukup konsisten untuk menulis di blog-ku ini. Walau begitu, aku cukup intens menulis di buku harian konvensionalku yang berwarna biru, yang tebal, dan karenanya belum harus diganti meski telah menampung catatan harianku sejak September 2007 lalu.&lt;br /&gt;Oh, ya, aku menulis catatan harian sejak Kelas 2 SMP, dan buku-buku itu masih kusimpan sampai sekarang. Oleh karenanya, pasangan hidupku punya cukup banyak referensi otentik tentang diriku dari buku-buku itu. Sayangnya, dia tidak memiliki kebiasaan yang sama, sehingga aku harus puas dengan kisah kehidupannya pada masa lalu melalui sudut pandangnya saat ini. Kalau dipikir-pikir sepertinya kurang adil, ya?&lt;br /&gt;Kembali pada kebiasaanku menulis catatan harian, aku sungguh heran mengapa aku mandeg menulis, padahal belakangan ini tak kurang-kurang pengalaman atau momen-momen penting yang kualami. Sebut saja proses penyelesaian studi magisterku yang menguras cukup banyak energi -dan tentu saja materi-, persiapan dan pelaksanaan pernikahanku dengan Ari tak lama setelah aku maju ujian sidang untuk mempertahankan tesisku.Kondisi dan suasana tempatku bekerja yang fluktuatif. &lt;br /&gt;Hm, belum lagi pengalamanku sebagai pasangan baru dengan segala lika-likunya, fhhh....rame rasanya, sodara-sodara! Ada manis, asam, asin, dll (kaya permen aja, heheh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ada cerita baru pula. Ini tentang gigi. Ya, gigiku yang waktu kecil dulu kurang terawat dengan baik sehingga kini perlu perawatan ekstra. Sebenarnya aku agak khawatir tentang ini. Hm, mudah-mudahan saja segalanya berjalan dengan baik dan aman. Semoga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-5914142924365799747?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/5914142924365799747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=5914142924365799747' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5914142924365799747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5914142924365799747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2009/12/aku-dan-catatan-harianku.html' title='aku dan catatan harianku'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-490122727257221888</id><published>2009-09-24T15:58:00.000+07:00</published><updated>2009-09-24T16:02:22.191+07:00</updated><title type='text'>Lebaran</title><content type='html'>Hari ini 1 Syawal 1430 H yang bertepatan dengan 20 September 2009.  Tahun-tahun berganti. Dan setiap hari ini tiba, masyarakat muslim menyambutnya  dengan istimewa. Demi Idul Fitri atau lebaran, orang rela berlelah-lelah mudik ke kampung halaman, orang bersedia berdesak-desakan di pasar atau di terminal . Lalu, apa sebenarnya  arti  lebaran bagi setiap orang. Mudikkah? Ketupat dan oporkah? Solat ied-kah? Baju baru? Atau apa?&lt;br /&gt; Saat ini aku sendiri merenungkannya. Untukku sendiri, antusiasme dan kesan hari Lebaran relatif menurun setiap tahunnya. Pada masa kanak-kanak aku demikian bersemangat  menyambutnya. Saat remaja setidaknya aku masih punya antusiasme yang cukup besar meski  tak seperti sebelumnya. Kini, entah mengapa rasa dan hasrat itu tak ada lagi. Sejujurnya, aku rindu pada perasaan itu. Rasa penuh, rasa syukur, rasa bahagia yang ah aku tak mampu menguraikannya dengan kata-kata.&lt;br /&gt;Aku pun bertanya-tanya. Aku-kah yang telah berubah, atau keadaan sekelilingku yang berbeda. Ataukah kedua-duanya kini tak lagi sama. Adakah orang-orang juga merasakan hal serupa? Sekali lagi, entahlah…&lt;br /&gt;(kutulis seusai sholat ied di rumah, saat ortu dan adik2ku berkunjung ke rumah saudara.)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-490122727257221888?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/490122727257221888/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=490122727257221888' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/490122727257221888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/490122727257221888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2009/09/lebaran.html' title='Lebaran'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-7740105905829175469</id><published>2009-08-13T21:03:00.004+07:00</published><updated>2009-08-13T21:20:11.257+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>dua tahun bersama mereka</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SoQf-oJQCwI/AAAAAAAAADs/t9VZ5O_oCP4/s1600-h/IMG_2486+copy.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 256px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SoQf-oJQCwI/AAAAAAAAADs/t9VZ5O_oCP4/s320/IMG_2486+copy.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369451816521042690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;pada satu titik, kami bertemu,&lt;br /&gt;sekian waktu, berjalan bersama meniti ilmu,&lt;br /&gt;dan kini menyisakan rindu&lt;br /&gt;terkenang manis di kalbu....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-7740105905829175469?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/7740105905829175469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=7740105905829175469' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/7740105905829175469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/7740105905829175469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2009/08/dua-tahun-bersama-mereka.html' title='dua tahun bersama mereka'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SoQf-oJQCwI/AAAAAAAAADs/t9VZ5O_oCP4/s72-c/IMG_2486+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-1457271395492608819</id><published>2009-05-18T16:36:00.004+07:00</published><updated>2009-05-18T17:17:17.211+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>Teman</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/ShE1XsfJWDI/AAAAAAAAADk/Y0nueQRzyvE/s1600-h/DSCN2611.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/ShE1XsfJWDI/AAAAAAAAADk/Y0nueQRzyvE/s320/DSCN2611.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337105714605807666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku percaya, salah satu resep hidup bahagia adalah banyak teman. Setelah hampir sebulan sibuk sendiri, juga karena sakit selamat lebih dari seminggu aku kurang menjalin kontak dengan teman-teman. Akhirnya, di akhir pekan kemarin waktu melepas rindu pun tiba. Tidak dengan begitu banyak teman sih, setidaknya aku, ita, dan maulida bisa bertemu pada waktu yang sama. Hampir setahun belakangan ini kami tak sering bertemu. Meski tinggal lumayan berdekatan, ita sibuk bekerja pagi hingga malam, jadi kami tak sering berjumpa. Maulida tinggal di bagian kota yang lumayan jauhnya sehingga tak setiap bulan juga kami bertemu. &lt;br /&gt;Kami mulai berteman ketika sama-sama bergabung di UKM Persma waktu kuliah dulu. Berkegiatan bersama-sama selama hampir tiga tahun membuat perkawanan kami lebih dekat. Kami pun memotret momen itu di taman kampus pada pagi hari yang cerah, di taman kampus yang bunganya rekah. Meski kami belum mandi, tapi gayanya cukup aksi, hehehe....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-1457271395492608819?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/1457271395492608819/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=1457271395492608819' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/1457271395492608819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/1457271395492608819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2009/05/teman.html' title='Teman'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/ShE1XsfJWDI/AAAAAAAAADk/Y0nueQRzyvE/s72-c/DSCN2611.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-1808025685808978747</id><published>2009-05-16T11:47:00.002+07:00</published><updated>2009-05-16T12:49:46.720+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekspresi'/><title type='text'></title><content type='html'>menjadi manusia...&lt;br /&gt;ada banyak teori sebagai referensi tentang makhluk yang satu ini&lt;br /&gt;mulai dari psikologi, sosiologi, antropologi, sampai biologi,&lt;br /&gt;dari yang paling konkret, sampai yang paling rumit &lt;br /&gt;manusia berhadapan dengan dirinya,&lt;br /&gt;dengan keluarganya, &lt;br /&gt;dengan institusi yang dimasukinya, &lt;br /&gt;dengan lingkungan tempat hidupnya,&lt;br /&gt;dengan alam hayati dan hewani di sekelilingnya. &lt;br /&gt;ada banyak hal yang terjadi. &lt;br /&gt;ada banyak aksi. ada banyak definisi. &lt;br /&gt;ada ingin yang menjadi-jadi, &lt;br /&gt;tapi tak selalu terealisasi.&lt;br /&gt;hm, semoga langkah ini tak terhenti...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-1808025685808978747?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/1808025685808978747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=1808025685808978747' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/1808025685808978747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/1808025685808978747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2009/05/menjadi-manusia.html' title=''/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-5341174487958632649</id><published>2009-04-17T13:28:00.004+07:00</published><updated>2009-04-17T13:49:35.584+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>menulis-mimpi-penulis</title><content type='html'>Malam tadi, aku tertidur dengan buku catatan harian di sampingku. Sejujurnya catatan itu tak tertulis intens seperti dulu. Sudah jhampir dua tahun ini buku harianku tak berganti dengan yang baru. Hm, padahal aku bermimpi untuk menjadi seorang penulis.&lt;br /&gt;Aku pun teringat seorang teman yang mengatakan memiliki mimpi serupa, namun tak kunjung menulis. Padahal, hampir setiap orang di zaman ini bisa menulis, tapi sayangnya justru tak banyak orang yang menulis.&lt;br /&gt;Menulis mengikat pemikiran, memperpanjang ingatan, menjadi standar kejelasan gagasan, merapikan jalan pikiran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, tiba-tiba tanya itu mendera: mengapa aku tak kunjung jadi penulis? padahal setiap hari aku bergelut dengan tulisan. Sulit rasanya menuangkan gagasan yang mengendap dalam beenak. Terlalu banyak alasan rasanya yang membiarkanku mendapat pembenaran sehingga tak menulis dengan jernih. Kerap muncul khawatir akan ketidakmampuan mengemukakan gagasan dengan rapi. Padahal, aku sendiri bergelut di dunia bahasa. Padahal, sedari kecil aku sudah sangat sering membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagiku, betapa indahnya menulis itu. Seperti melukis. Menyerap, mereguk, mencerna selaksa rasa dari semesta, lantas membaginya dengan sesama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-5341174487958632649?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/5341174487958632649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=5341174487958632649' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5341174487958632649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5341174487958632649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2009/04/menulis-mimpi-penulis.html' title='menulis-mimpi-penulis'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-8197920769190148438</id><published>2009-04-06T16:05:00.004+07:00</published><updated>2009-04-06T16:57:15.634+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>kenang(2)an, untuk kawan-kawan yang aku sayang</title><content type='html'>Sesungguhnya ada banyak hal indah yang dimiliki manusia dalam hidup, salah satunya adalah kenangan.  Ya, kenangan.  Hal itu kusadari benar ketika setelah jangka waktu lebih dari sewindu aku bertemu kembali dengan kawan-kawanku semasa SMA dan SMP dulu. Sebelumnya aku mendamba. Membayangkan betapa bahagianya jika aku berkesempatan bertatap muka dengan mereka, bercanda dan iseng seperti waktu itu. Kukhayalkan,ah, betapa bahagianya.&lt;br /&gt;Harinya tiba, akhirnya aku menatap wajah-wajah itu. Dalam waktu bertemu yang tak lama itu, kuperhatikan mereka satu per satu. Ada yang membengkak jadi gemuk, ada yang tetap kurus seperti dulu, ada yang jadi hobi berdandan berat, ada juga yang tambah "gila" melebihi masa SMA, slengean, urakan, meski terlihat jauh lebih gaya.  Bahagia? tentu saja, tapi tak seindah khayal dan imajinasi yang kurangkai di kepala, tak seindah bayanganku semula.   &lt;br /&gt;Meski begitu, aku senang kembali tertaut waktu dengan mereka, yang kini menempuh hidup di jalan berbeda-beda. Setidaknya, di satu titik di masa lalu, kami berbagi kasih dan keceriaan bersama-sama. &lt;br /&gt;Pertemuan kemarin hanya hitungan jam, tapi aku senang. Memandang kawan-kawanku di masa kini, seperti membongkar aku dan hidupku di masa lalu. Di raut muka kawanku aku menemukan sebagian gambaran wajahku. Lalu, rasa hangat itu mengalir di seluruh pembuluhku. Menciptakan desir. Menimbun selapis lagi kenangan tentang makna hadirnya "kawan" sehingga tak sekadar angan-angan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-8197920769190148438?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/8197920769190148438/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=8197920769190148438' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/8197920769190148438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/8197920769190148438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2009/04/kenang2an-untuk-kawan-kawan-yang-aku.html' title='kenang(2)an, untuk kawan-kawan yang aku sayang'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-1901739320587918289</id><published>2009-04-03T15:03:00.003+07:00</published><updated>2009-04-03T15:10:28.216+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekspresi'/><title type='text'>hujan</title><content type='html'>tik, tik, tik bunyi hujan di atas genting...&lt;br /&gt;celoteh masa kecil yang renyah.&lt;br /&gt;indah sekali mendengarnya, mendengarnya meski hanya di dalam kenanganku saja...&lt;br /&gt;karena kini, bunyi hujan turun sungguh jauh dari kesan indah, bunyinya gemuruh bagai air bah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hujan tak lagi bermakna kegembiraan dan kebebasan seperti kunikmati sewaktu kanak-kanak dulu. hujan kini hanya memberikan dingin yang ngilu, lalu membuatku tergugu dalam kotak beton tinggi, bahkan meringis ngeri.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;hujan pun bermakna diam di mataku, menjelma kerinduan di angin lalu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-1901739320587918289?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/1901739320587918289/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=1901739320587918289' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/1901739320587918289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/1901739320587918289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2009/04/hujan.html' title='hujan'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-6452877221316869076</id><published>2009-03-30T15:52:00.002+07:00</published><updated>2009-03-30T15:56:03.668+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekspresi'/><title type='text'>hasrat</title><content type='html'>aku rindu&lt;br /&gt;pada jauh&lt;br /&gt;dan &lt;br /&gt;kenangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku kasih&lt;br /&gt;pada mimpi&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;harapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku damba&lt;br /&gt;pada asa&lt;br /&gt;dan &lt;br /&gt;ketulusan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu,&lt;br /&gt;aku terpaku&lt;br /&gt;pada ingin yang tak terpuaskan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-6452877221316869076?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/6452877221316869076/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=6452877221316869076' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/6452877221316869076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/6452877221316869076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2009/03/hasrat.html' title='hasrat'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-7735108402808931376</id><published>2009-03-28T13:14:00.001+07:00</published><updated>2009-03-28T13:23:18.075+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>garin &amp; generasi biru</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSENIAP%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSENIAP%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSENIAP%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ini pertemuan ke-4 dari kursus filsafat yang kuikuti. Semester lalu materi utamanya tentang filsafat agama dengan tagline “tuhan agamamu apa?”. Semester ini materinya boleh dikatakan lebih membumi: tentang filsafat manusia dengan tagline “menjadi individu”. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Nah, jika di minggu lalu materi yang dibahas tentang zoon logon echon, homo faber, lalu homo economicus &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;(beberapa pandangan klasik tentang manusia), maka malam tadi kami mengapresiasi sebuah film dan mendiskusikannya dengan sang sutradara, yakni&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;film “generasi biru” yang disutradarai Garin Nugroho.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Film yang dibintangi grup music slank tersebut merupakan gado-gado-seperti yang diakui sang sutradara-campuran antara dokumenter, musikal, dan animasi sekaligus. Rasanya pun otomatis cukup ramai. Bisa manis, asam, pedas, bahkan hambar. Kesan yang kutangkap cukup vulgar, liar, namun tidak asal. Nampaknya sang sutradara tahu betul tentang ruang kosong dalam estetika resepsi yang memungkinkan untuk diisi interpretasi berbeda oleh pengapresiasinya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pesannya cukup kuat. Meski miskin dialog, ada banyak hal yang berbicara dalam film tersebut.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Aku pun cukup dimanjakan dengan beberapa lagu slank yang banyak diperdengarkan sepanjang film.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jadi, selain menawarkan pesan moral&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tentang dunia generasi biru yang seolah di luar jalur aman alias di luar sistem standar yang membuka luas terciptanya ruang dialog antara creator dengan apresiator,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;film ini cukup menghibur.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Di luar film tersebut, justru yang menurutku lebih menarik adalah apa yang dikemukakan oleh sang sutradara: garin nugroho. Pandangan-pandangannya sebagai –seperti sering dilontarkan para kuli tinta- pembuat film spesialis festival Di antara yang cukup menjadi bahan perhatianku ialah tentang konsep bahwa tugas setiap individu adalah melengkapi kemanusian banyak orang lainnya; dan bahwa memahami-mengerti sesuatu merupakan sebuah proses, karenanya sensor memori manusia mestilah senantiasa dibangun sejak dini. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-7735108402808931376?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/7735108402808931376/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=7735108402808931376' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/7735108402808931376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/7735108402808931376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2009/03/garin-generasi-biru.html' title='garin &amp; generasi biru'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-8996522453263884845</id><published>2009-03-25T15:48:00.003+07:00</published><updated>2009-03-25T16:07:36.670+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>cerita helaian benang &amp; tusuk lumpia</title><content type='html'>cerita. setiap orang memilikinya. aku juga tentu saja. hari ini kukisahkan satu cerita. tentang kerja kerasku selama kurang lebih lima hari ini. cerita bermula dari sepasang sumpit lumpia dan helaian benang-benang penuh warna.  &lt;br /&gt;sebenarnya sejak kelas 1 SMP aku telah banyak bersentuhan dengan helaian benang. hanya dulu aku tak merangkainya dengan sumpit lumpia yang dimodifikasi, tapi dengan jarum logam pipih yang di kedua ujungnya terdapat pengait khusus.&lt;br /&gt;dua hari pertama aku bongkar pasang rangkaian benang sampai hampir putus asa. kata seorang kawan aku kurang sabar, buktinya aku tak bisa merangkai helai-helai benang tersebut.&lt;br /&gt;tapi di pagi hari ketiga aku menemukan titik lemah  karyaku sehingga dapat melewatinya dengan selamat. jika kawan-kawanku hanya menggunakan satu gulungan benang saja, maka aku menuntaskan karya pertamaku dengan dua gulungan benang sekaligus. meski sepanjang hari aku bergelut dengan banyak pekerjaan, aku menyulam karyaku setiap ada kesempaatan. akhirnya; karya perdanaku pun kuselesaikan tadi pagi...sehelai syal dengan gradasi warna hitam, biru, dan merah marun. hangat melilit leherku. hm, senangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku pun berpikir tentang antusiasme setiap orang terhadap sesuatu yang ditargetkannya  atau digandrunginya. putus harapan di tengah jalan, bahkan berpikir sama sekali tak ada peluang baginya. padahal kita sendiri, dengan bekal kemauan, semangat, dan kerja keras pasti mampu mencapai atau mewujudkannya. &lt;br /&gt;seperti cerita tentang helai-helai benang itu, meski lelah dan pegal, aku senang. sungguh....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-8996522453263884845?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/8996522453263884845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=8996522453263884845' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/8996522453263884845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/8996522453263884845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2009/03/cerita-helaian-benang-tusuk-lumpia.html' title='cerita helaian benang &amp; tusuk lumpia'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-1953822334978186857</id><published>2009-03-24T17:03:00.002+07:00</published><updated>2009-03-24T17:11:49.066+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekspresi'/><title type='text'>komentar</title><content type='html'>Menjelang senja selepas hujan di Bandung utara seperti sekarang, hm dinginnya. Ada suatu hal yang menarik hatiku hari ini. Tentang komentar. Bukan komentar di blog maksudku, tapi komentar yang kerap dilontarkan orang-orang terhadap kita sebagai individu. &lt;br /&gt;Dalam dua hari terakhir aku mendengar beberapa komentar yang berbeda-beda tentangku. Ada yang menyenangkan, ada juga yang "kurang" menyenangkan. Terkadang komentar itu "asal" dan tak berdasar, tapi ya begitulah adanya.&lt;br /&gt;Pernah juga aku memikirkan benar-benar komentar orang-orang. Namun, jadi pusing dan gak  enak hati sendiri. Lama-kelamaan aku bisa lebih santai menerima komentar orang, terlepas bagaimanapun menyenangkan atau kurang menyenangkannya komentar tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-1953822334978186857?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/1953822334978186857/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=1953822334978186857' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/1953822334978186857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/1953822334978186857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2009/03/komentar.html' title='komentar'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-4078220754217784954</id><published>2009-03-18T11:18:00.003+07:00</published><updated>2009-03-18T11:46:25.560+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>tentang menulis</title><content type='html'>Menulis atau membaca berfungsi sebagai terapi bagi manusia. Hal itu tak sekadar kuketahui, tapi kualami sendiri. Sejak kecil aku sangat dekat dengan dunia membaca, maka tak heran jika di antara sederet impian yang kukhayalkan, salah satunya adalah menjadi penulis. &lt;br /&gt;Sayang, aku belum benar-benar menerjunkan diri secara maksimal dalam dunia ini. Aku menulis intensif dalam catatan harian sejak kelas 1 SMP. Sampai hari ini buku harian manualku telah lebih dari lima jumlahnya. Tentu saja dengan ketebalan buku yang relatif. Ada yang sangat tebal sehingga berkesan serius, sampai buku harian kelas 1 SMP yang full colour dan berkesan remaja. Dari sejumlah buku harian itu aku menemukan rekam jejak gaya tulisanku selama ini, juga isi, dan tema-tema yang kutulis dari kehidupanku sendiri. Sangat berwarna. Ada yang norak, lucu, tapi ada juga yang kontemplatif dan melankolis.  &lt;br /&gt;Selain catatan harian, karya tulis yang kubuat lebih banyak berupa karya ilmiah, baik karya konseptual seperti makalah, laporan buku, dan artikel, maupun laporan penelitian yang kutulis sebagai skripsi pada akhir studi S1-ku dulu. Beberapa penelitian di semester 1 tentang Ujaran sebagai Bentuk Interaksi Sosial (Sosiolinguistik) dan semester 2 tentang Kedwibahasaan pada Anak (Bilingualisme) pada studi magisterku kulaporkan dalam bentuk makalah.&lt;br /&gt;Semasa S1 aku menulis berita dan resensi di situs dan koran kampus. Tulisanku yang dimuat di media massa hanya terjadi pada Oktober tahun 2005 lalu, itu pun merupakan satu-satunya tulisan yang pernah kukirimkan. &lt;br /&gt;Belakangan aku menjadi penulis lepas di antara aktivitasku sehari-hari. Hasilnya sebuah buku yang sudah dibeli oleh penerbit, sebuah buku keroyokan tentang pengajaran bahasa dan sastra; serta ensiklopedi sastra. Secara ekonomi, hasil dari menulis tersebut cukup lumayan juga untuk membayar uang kuliah. &lt;br /&gt;Sekarang aku sedang menulis tesis, semoga saja dapat kuselesaikan dengan baik dan tepat waktu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-4078220754217784954?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/4078220754217784954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=4078220754217784954' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/4078220754217784954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/4078220754217784954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2009/03/tentang-menulis.html' title='tentang menulis'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-2253871552471618935</id><published>2009-03-07T10:17:00.003+07:00</published><updated>2009-03-07T10:22:25.292+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>puisi pagi ini</title><content type='html'>Puisi yang menyapaku pagi tadi:&lt;br /&gt;bukalah hari dengan doa&lt;br /&gt;bukalah hati dengan cinta&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;lihatlah betapa hidup ini berharga...&lt;br /&gt;mungkin bagi dunia kau hanya seseorang&lt;br /&gt;tapi bagi seseorang kau adalah dunianya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-2253871552471618935?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/2253871552471618935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=2253871552471618935' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/2253871552471618935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/2253871552471618935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2009/03/puisi-pagi-ini.html' title='puisi pagi ini'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-2516022184206915583</id><published>2009-01-26T17:49:00.003+07:00</published><updated>2009-01-26T17:53:45.947+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>hidup dan mimpi</title><content type='html'>Eiji Yoshikawa dalam novelnya Musashi melalui tokoh Takezo mengatakan betapa penting dan istimewanya terlahir sebagai manusia. Dan pada saat hampir mati, Takezo mengakui ia mengerti apa artinya hidup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun jadi tergoda untuk berpikir, apakah untuk mengerti hidup manusia harus menempuh mati lebih dulu?  Apa sebenarnya yang kita cari, apa sesungguhnya yang kita kejar dalam hidup? Zaman dulu, di Jepang sana orang-orang memilih jalan zen atau jalan pedang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan aku? Aku ingin hidup menjadi lebih baik, untukku dan untuk orang-orang lainnya. Melalui pendidikan dan pengetahuan yang selama ini kutekuni. Melalui sikap dan perbuatan yang selama ini aku pilih. Melalui kata-kata yang kuucapkan dan kutuliskan aku ingin bertumbuh dan berbagi dengan sekelilingku.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak lama aku ngeri pada kebencian atau kesalahpahaman yang menghancurkan perasaan, menghancurkan hubungan, dan mengasingkan orang-orang, satu dari lainnya. Cinta sepertinya terlampau mahal untuk manusia. Bahkan, kehancuran kerap terjadi dengan mengatasnamakan cinta. Pada mulanya aku tak mengerti. Tapi memang hidup manusia tak selalu berarti hitam atau putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, di sebalik semua itu, meski tak setiap mimpi menjelma nyata, mimpilah yang kerap memenangkan hati untuk bertahan. Untuk tetap bergerak, bertumbuh dan berbuat, sebisa-bisanya, semampu-mampunya. Di antara sekian mimpi yang menghiasi langit hatiku adalah berpetualang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesunggguhnya, aku senang berpetualang, jiwa dan raga. Petualangan jiwa kerap kulakukan. Bahkan sejak masa kanak-kanak, ketika aku berselancar dengan banyak tokoh cerita sederhana semacam lima sekawan atau sapta siaga. Seiring usia, aku pun menekuni karya Pramoedya, Iwan Simatupang sampai Andrea Hirata. Cerita dari barat dan timur negeri ini pun kumamah dan kucerna, di hati dan di kepala. Mereka tak menggurui, apalagi menghakimi. Melalui pelbagai cerita itu aku banyak belajar tentang hidup dan kehidupan, sosok tak nyata namun efeknya demikian terasa. Persentuhanku dengan sastra merupakan petualangan jiwa yang tak terperikan maknanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejujurnya, petualangan raga belum banyak kulakukan, suatu saat akan kuusahakan untuk menggenggam kesempatan itu; mengunjungi banyak tempat di pelosok negeri, bahkan di pelosok bumi jika memungkinkan. Ah, alangkah indah jika mimpi menjelma menjadi kenyataan yang terhampar di hadapan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Namun, tidakkah mimpi itu sendiri sudah merupakan kekayaan yang telah menjadi suatu kepastian, kawan?” tanya hati kecilku kemudian.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-2516022184206915583?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/2516022184206915583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=2516022184206915583' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/2516022184206915583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/2516022184206915583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2009/01/hidup-dan-mimpi.html' title='hidup dan mimpi'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-2424372274774118876</id><published>2009-01-26T17:32:00.000+07:00</published><updated>2009-01-26T17:37:07.492+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>gigi di rahang kiri</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cfluxbox8%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:usefelayout/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-language:EN-US;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sesuatu yang pada mulanya kukira sebagai sesuatu yang sederhana ternyata tidaklah demikian halnya. Hal itu kusadari pasca pemeriksaan gigi yang kulakukan beberapa waktu lalu. Waktu itu sang dokter gigi berkomentar bahwa deret gigi sebelah kanan lebih bersih dari yang sebelah kiri. Dia pun “ngomel” panjang pendek karena katanya aku menggosok gigi dengan tidak bersih. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Aku membela diri bahwa mungkin deret kanan gigiku lebih bersih karena deret itu yang selalu kugunakan untuk makan. Selama lebih dari dua puluh tahun aku tak menggunakan deret gigi sebelah kiri untuk mengunyah makanan. Sang dokter pun nampak lebih “marah” disertai perintah wajib untuk mulai menggunakan sang gigi di rahang kiri. Katanya, apabila aku tetap dengan kebiasaan makan dengan rang kanan saja, jika suatu hari aku menggunakan kawat gigi, kawat gigi di sebelah kanan akan sering lepas, sedangkan rahang kiriku akan bengkak. Hih, tanpa terasa aku bergidik ngeri. Maka berjanjilah aku pada diri sendiri untuk mengunyah makanan dengan gigi di rahang kiriku. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Nah, sudah lebih dari tiga hari aku melakukannya, dan ternyata itu sungguh tak mudah. Bahkan, pada hari pertama gusiku sampai berdarah karenanya. Mulut terasa kaku, dan gusi menjadi ngilu jika bagian kiri yang kugunakan untuk mengunyah. Makanan pun jadi tak enak seolah tanpa rasa. Payah benar aku makan. Selama ini, waktu makanku relatif lama dibandingkan teman-teman atau keluargaku. Dengan perubahan ini maka waktu makan pun menjadi lebih lama lagi. Fhhh ....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Aku pun teringat kawanku Dewinta yang seorang psikolog, pada ibu-ibu muda yang memiliki bayi di sekolah dia wanti-wanti untuk memberikan makanan yang bisa dikunyah –bukan makanan cair yang diblender dan dihancurkan- pada usia tertentu agar rahang anak menjadi kuat. Selain menguatkan gusi dan gigi, hal ini akan berpengaruh terhadap kesiapan alat artikulasi yang menunjang kemampuan berbahasa sang anak nantinya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-2424372274774118876?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/2424372274774118876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=2424372274774118876' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/2424372274774118876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/2424372274774118876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2009/01/gigi-di-rahang-kiri.html' title='gigi di rahang kiri'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-660101317120460546</id><published>2009-01-19T17:05:00.000+07:00</published><updated>2009-01-19T17:08:58.230+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>cerita</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Hari beranjak senja, entah mengapa aku betah di kantor berlama-lama. Meski sendiri. Meski lelah. Meski ada sedikit jeri yang menyelimuti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin aku berjumpa kawan SMA yang sejak lima tahun lalu tak bertemu.&lt;br /&gt;Tak terasa, dan tak percaya rasanya, delapan tahun sudah kami melepas seragam putih abu. Ada kenangan, ada kerinduan, ada banyak kesan yang tak terlupakan bersilangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak ingat persis apa yang terjadi atau isi pembicaraan kami ketika terakhir kali bertemu, lima tahun lalu itu. Namun, nampaknya tidak demikian bagi kawanku. Baru kemarin kuketahui hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya, terakhir kami bertemu bertahun lalu dia tengah goyah dengan hidupnya, dia bilang saat itu ada kata-kataku yang selalu diingatkanya. aku berkata padanya “kamu masih punya tangan untuk berbuat, mata untuk melihat, dan mulut untuk bicara, yakinlah dengan itu semua kamu bisa hidup dan menghidupi dirimu.” Dari situ dia pun punya sejumput mimpi yang kini telah menampakkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kini mimpi lain menghampiri, dan dia datang kembali. Kali ini entah bicara apa aku kepadanya. Hanya saja, aku senang dia tampak berwajah cerah ketika punggungnya menjauh dari hadapku. Mungkin, ketika suatu hari aku bertemu dengannya lagi, ia akan mengingatkanku tentang apa saja kata-kata yang telah kulontarkan kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hm, masa lalu memang begitu jauhnya…&lt;br /&gt;namun kadang begitu terasa indahnya…&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-660101317120460546?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/660101317120460546/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=660101317120460546' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/660101317120460546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/660101317120460546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2009/01/cerita.html' title='cerita'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-9068720188675099901</id><published>2008-12-30T18:08:00.003+07:00</published><updated>2008-12-30T18:15:19.917+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekspresi'/><title type='text'>jejak</title><content type='html'>selamat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satu kata terucap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk masa lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk waktu yang dulu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang tinggal serupa debu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-9068720188675099901?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/9068720188675099901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=9068720188675099901' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/9068720188675099901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/9068720188675099901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/12/selamat-satu-kata-terucap-untuk-masa.html' title='jejak'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-3995731447447360959</id><published>2008-12-25T15:00:00.004+07:00</published><updated>2008-12-25T15:34:53.987+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>liburan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;liburan. kata ini identik dengan hal yang menyenangkan, kebahagiaan, waktu luang, dan keceriaan. momen menjelang pergantian tahun kerap menjadi pilihan banyak orang untuk liburan, tak terkecuali bagi kawan-kawanku. seorang kawan sedang mempersiapkan liburan ke Bali, meski ia masih bingung untuk menentukan moda angkutan darat atau udara. kawan lain telah jauh-jauh hari mempersiapkan liburannya ke kota gudeg, Yogyakarta. lainnya merasa cukup memuaskan diri dengan berwisata belanja ke beberapa tempat di Bandung ini. aku sendiri akan "menikmati" liburan ini dengan menyelesaikan beberapa pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apapun aktivitas Anda di penghujung tahun kali ini, selamat liburan, kawan!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-3995731447447360959?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/3995731447447360959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=3995731447447360959' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/3995731447447360959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/3995731447447360959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/12/liburan.html' title='liburan'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-8780136757330298037</id><published>2008-12-24T08:25:00.001+07:00</published><updated>2008-12-24T08:25:39.150+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>ini hari...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Ini hari ke-24 di bulan penghujung tahun yang riuh dalam hidupku. Satu per satu pekerjaan muncul menuntut perhatian seolah tak ada habisnya, tugas-tugas kuliah, pekerjaan di sekolah, dan tumpukan dokumen kantorku yang lain, fhh....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Desember ini postinganku tergolong paling minim dibandingkan bulan-bulan lainnya. Awal bulan kemarin aku jatuh sakit. Selama seminggu penuh aku hanya terbaring di tempat tidur. Sakit, pegal, dan tak nyaman. Bahkan ketika seminggu kemudian aku diberondong banyak pekerjaan kondisiku masih belum pulih benar. Namun, setidaknya sekarang, aku sudah mulai menemui ritme kerjaku lagi dan berdamai dengan segala macam hal yang harus kuselesaikan di penghujung tahun yang juga akhir semester ganjil ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang tak mudah memang. Tapi aku yakin dengan sikap positif dan ketekunan segalanya dapat kuselesaikan dengan baik. Semoga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai catatan, perkuliahan di kelas secara umum sudah berakhir. Aku dan kawan-kawan tinggal bersiap menghadapi UAS di awal Januari mendatang. Selepas itu, aku harus sudah mulai beranjak untuk menempuh penulisan tesis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekolah, aku mengakhiri kelas dengan menilai penampilan drama siswa Secondary 2. Penampilan perdana mereka memiliki banyak warna tentu saja. Ada yang lupa dialog, kehilangan properti, bloking, gugup, tapi secara umum penampilan mereka cukup baik dan menghibur. Beberapa siswa memainkan peran yang karakternya bertolak belakang dengan karakter mereka sehari-hari. Mereka pun sukses mengadopsi berbagai dialek dan ragam bahasa nusantara sesuai tumtutam peran yang mereka mainkan. Kostum yang mereka pilih pun mereka pertimbangkan dengan sungguh-sungguh. Menyenangkan rasanya berbagi ruang dan waktu dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, ya, ketika beberapa waktu lalu kuperhatikan buku harian konvensionalku banyak kuisi dengan tulisan-tulisan bernada negatif, aku pun berusaha mengimbanginya dengan menulis berbagai hal positif yang kualami. Bertindak adil sejak dalam pikiran kata Pramoedya sang penulis, atau bertindak adil dalam menulis kata pacarku. Sehingga aku pun memiliki resolusi sederhana untuk selalu menulis hal positif tentang diri dan kehidupanku. Bahkan ketika menghadapi sitasi negatif sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm, kupikir itu cukup untuk hari ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-8780136757330298037?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/8780136757330298037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=8780136757330298037' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/8780136757330298037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/8780136757330298037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/12/ini-hari.html' title='ini hari...'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-4578687624155749410</id><published>2008-11-30T19:56:00.001+07:00</published><updated>2008-11-30T20:11:03.100+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>pindah</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Kemarin sore aku berkunjung ke rumah kontrakan &lt;a href="http://www.jurnalida.blogspot.com/"&gt;Maulida&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.bitra.blogspot.com/"&gt;Bima&lt;/a&gt;. Namanya juga pindahan, segala sesuatunya masih berantakan. Ya barang, mungkin juga perasaan. Tiga malam lalu ketika kutelpon, maulida memintaku datang, tadi sore dia bilang banyak sekali yang perlu dibereskan. Hm, perubahan memang kadang membuat kita tak nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun merenungkan pengalamanku sendiri ketika pindah. Dulu, di pertengahan tahun 2003 aku pindah dari asrama kampus ke kos-kosan. Meski di asrama ada acara ngosrek yang kejam, ada Ibu Asrama yang galak tak kepalang ternyata meninggalkannya tetap membuatku sedih dan kehilangan. Tak ayal aku menangis merindukan teman-teman asrama yang beragam. Kehidupan mahasiswa yang tinggal di asrama tak semuanya menyenangkan, tapi tetap saja membangkitkan kerinduan. Setiap waktu aku bisa berkunjung dari satu kamar ke kamar lain, apalagi kalau ada teman yang baru mudik, wah surga makanan tak pernah bisa dilewatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di awal kepindahanku itu aku berpikir suasana kos-kosan sangat menyesakkan, individual, berkorelasi dengan kesepian. Maklumlah di asrama aku terbiasa dengan suasana ramai, jumlah penghuninya yang lebih dari 40 orang membuat. Namun, seiring berlalunya waktu, aku mulai kerasan tinggal di sana. Apalagi, beberapa waktu kemudian banyak kenangan manis yang tercipta. Di dapur ketika memasak bersama, ketika menonton tv, bahkan ketika bekerja bakti sesekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertengahan tahun 2004 aku pindah ke sebuah rumah kontrakan yang nyaman di kawasan Sukaluyu sana. Tiga ruang tidur, ruang tengah yang luas, ruang makan, kamar mandi dan dapur yang nyaman, plus halaman dengan beberapa tanaman hias. Benar-benar terasa “rumah”. Di sana aku tinggal bersama sahabatku sejak SMA dan keponakannya yang sebaya. Sayang, jarak antara rumah dan kampus membuatku merasa payah. Belum lagi beberapa waktu kemudian pemerintah mengeluarkan kebijakan menaikkan harga bahan bakar. Setahun kemudian, mengingat aku harus banyak berkunjung ke perpustakaan dan bimbingan skripsi, jadilah aku pindah kembali ke daerah atas. Ke kosan-ku sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali pindah, barang-barangku selalu bertambah, entah barang itu memang benar-benar berguna atau malah sampah yang kupertahankan atas nama kenangan. Dan setiap kali pindah, ruang hatiku pun terisi sosok-sosok yang tak sama dari sebelumnya. Meski tak ayal, pada saat tertentu mereka berkelindan pada saat yang bersamaan dalam benak, entah mengapa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menariknya, selama itu aku berbagi ruang dengan orang-orang secara bertahap. Ketika di asrama setiap kamar dihuni oleh empat orang, masing-masing mendapat fasilitas lemari, tempat tidur, dan meja belajar. Kami berbagi satu kamar mandi. Memang tak cukup ruang untuk privasi, tapi efeknya kami tak pernah merasa kesepian. Meski tentu saja ada waktu dimana aku merasa ingin sendiri tanpa terganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun berikutnya, pada saat pertama kali menyandang status anak kosan, aku berbagi ruang dengan seorang teman. Ratih namanya. Dia cerewet sekaligus baik hati, setiap malam menjelang tidur, dia bercerita tentang apa saja, seringkali setengah mengantuk aku mendengarkan, sampai kemudian terlelap dan tak terlalu ingat apa yang dikatakannya. Beberapa kali kami saling berdiam jika merasa kesal, untuk tak lama kemudian saling berbagi kembali seperti halnya saudara. Lalu, pernah suatu kali kami bersitegang cukup pelik. Untungnya waktu itu dia mudik ke Solo sehingga ada waktu bagi kami untuk saling merenung. Situasi kami tak enak saat itu. Lagi-lagi sang waktu yang melekatkan kembali hati kami. Kini dia mengikuti suaminya terkasih yang bertugas di Aceh sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika tinggal di rumah Sukaluyu aku tak merasa tinggal sebagai anak kosan. Mungkin karena aku tinggal dengan sahabat yang sudah seperti saudara sendiri. Tinggal bersama Fiskiyya dan Fitria menjadi momen berwarna dalam fase hidupku. Fisq yang menikah dengan Yoga pada Agustus lalu, kini tinggal di Indramayu, sedangkan Fitri yang berkarir sebagai Manajer Pemasaran di sebuah perusahaan masih menjadi anak kos di kawasan Sukaluyu, meski tidak tinggal di rumah yang kami huni dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru pada penghujung tahun 2005 aku menikmati ruangku sendiri. Ruang yang merekam sebagian besar sejarah hidupku selama lebih dari tiga kali seribu hari belakangan ini. Selepas ini, entah kemana lagi aku berpindah. Hanya saja, ketika suatu hari nanti aku pindah dari tempat ini, semoga saja hatiku tak ikut berpindah lagi.&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-4578687624155749410?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/4578687624155749410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=4578687624155749410' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/4578687624155749410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/4578687624155749410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/11/pindah.html' title='pindah'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-5994868124643129225</id><published>2008-11-27T20:12:00.004+07:00</published><updated>2008-11-30T20:12:10.317+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>mengenangmu,</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;"met h4r! guru, moga panj4ng umur slalu a9ar mak!n banyak b4ktimu tuk nus4 dan b4ngs4!"* &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dua hari lalu, adikku yang kelas 1 SMP mengirimkan pesan pendek itu, yang mau tidak mau mengingatkanku pada sosok guru, guruku di masa lalu, dan pada statusku sendiri, yang pada saat tertentu -sehari dalam seminggu- berprofesi sebagai guru. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;*&lt;em&gt;teringat kembali selepas menyambangi catatan sang &lt;/em&gt;&lt;a href="http://www.pejalanjauh.com/"&gt;&lt;em&gt;pejalan jauh&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;.&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-5994868124643129225?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/5994868124643129225/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=5994868124643129225' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5994868124643129225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5994868124643129225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/11/mengenangmu.html' title='mengenangmu,'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-6041071997774822415</id><published>2008-11-27T19:46:00.006+07:00</published><updated>2008-11-27T20:11:15.368+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>akhirnya...</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SS6cKfGcKuI/AAAAAAAAADM/AMWixBjjaRo/s1600-h/SANY0035.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273323917658565346" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SS6cKfGcKuI/AAAAAAAAADM/AMWixBjjaRo/s320/SANY0035.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SS6a592bOdI/AAAAAAAAADE/cg1yICQ43b4/s1600-h/SANY0033.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273322534343490002" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SS6a592bOdI/AAAAAAAAADE/cg1yICQ43b4/s320/SANY0033.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SS6ZoENez1I/AAAAAAAAAC8/2hs926p_OBA/s1600-h/SANY0019.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273321127301533522" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SS6ZoENez1I/AAAAAAAAAC8/2hs926p_OBA/s320/SANY0019.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Akhirnya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa minggu merumuskan proposal siang tadi aku dan teman-teman mengikuti seminar. Dari 28, hanya seorang saja kawan di kelasku yang tidak mengikuti seminar proposal hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua tahun lalu, sewaktu menyusun skripsi, berat badanku turun dari 47 menjadi 43 Kg. Hm, mudah-mudahan proses penyusunan tesis nanti tak semakin menyusutkan berat badanku yang semakin tipis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah, raut kawan-kawan seperjuangan tadi siang. Ada wajah-wajah yang menanti, wajah yang gelisah, lebih banyak yang raut wajahnya biasa-biasa saja....&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-6041071997774822415?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/6041071997774822415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=6041071997774822415' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/6041071997774822415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/6041071997774822415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/11/akhirnya.html' title='akhirnya...'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SS6cKfGcKuI/AAAAAAAAADM/AMWixBjjaRo/s72-c/SANY0035.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-1090091741874281228</id><published>2008-11-22T11:02:00.009+07:00</published><updated>2008-11-22T17:12:34.976+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>cintakah..?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;pada salah satu sesi kursus filsafat yang kuikuti, seorang pemateri berkata bahwa cinta adalah bentuk lain dari hasrat manusia untuk menguasai, mungkin sesuatu, atau boleh jadi seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku pun teringat kisah seorang perempuan. usianya sebaya denganku. bedanya, ketika kawan-kawannya melanjutkan studi selepas sma, dia memilih untuk menikah.&lt;br /&gt;hari berganti, waktu pun berlalu. kurang lebih setahun setelah pernikahannya, ia melahirkan seorang bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;lama tak terdengar kabar. sekalinya berita tentang dia terbawa udara, bukan cerita indah yang mengemuka. "ia terkena musibah," seorang kenalan berkata. bukan sakit fisik yang ia derita, bukan pula bencana alam yang menimpa. ia terluka semata karena statusnya sebagai istri dari suami yang dipenjara karena terlibat kasus narkoba. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;di gedung penjara itulah kisahnya bercerita. ketika ia menuturkan kehendak untuk bertemu suami kepada sipir penjara. statusnya sebagai istri diragukan sang sipir. mereka pun bersitegang karenanya. perempuan itu masih mengira bahwa kerigidan sang sipir hanyalah bagian dari prosedur penjara saja. sampai pada akhirnya sipir itu berkata "kalau kamu istrinya, perempuan yang di dalam itu siapa?"&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;di ruang besuk penjara perempuan itu bersitatap dengan istri suaminya. "&lt;em&gt;demikiankah cinta?&lt;/em&gt;" mungkin dengan kuyup hati kecilnya bertanya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#ffffff;"&gt;untuk temanku yang tengah menunggu...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-1090091741874281228?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/1090091741874281228/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=1090091741874281228' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/1090091741874281228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/1090091741874281228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/11/pada-salah-satu-sesi-kursus-filsafat.html' title='cintakah..?'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-733618583074837490</id><published>2008-11-22T10:54:00.003+07:00</published><updated>2008-11-22T11:01:49.903+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekspresi'/><title type='text'></title><content type='html'>hari ini,&lt;br /&gt;kutemui lagi satu elegi.&lt;br /&gt;tapi,&lt;br /&gt;tak ada dari diri ini yang lekas&lt;br /&gt;untuk kemudian bergegas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berhasrat meninggalkan lengang&lt;br /&gt;lari dari kata yang berbatas ruang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berandai bukan hampa yang menjadi jawabannya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-733618583074837490?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/733618583074837490/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=733618583074837490' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/733618583074837490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/733618583074837490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/11/hari-ini-kutemui-lagi-satu-elegi.html' title=''/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-6159214525536034030</id><published>2008-11-19T18:02:00.002+07:00</published><updated>2008-11-19T18:06:25.544+07:00</updated><title type='text'>kangen</title><content type='html'>kangen pada banyak momen yang tak lagi kujalani.&lt;br /&gt;menulis catatan harian,&lt;br /&gt;membaca novel,&lt;br /&gt;menonton film,&lt;br /&gt;jalan-jalan ke toko buku,&lt;br /&gt;kumpul-kumpul bareng teman,&lt;br /&gt;dan seribu satu macam (hiperbolis abis nich...) klangenan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hm,&lt;br /&gt;duhai sang waktu,&lt;br /&gt;mengapa cepat nian dikau berlalu???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-6159214525536034030?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/6159214525536034030/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=6159214525536034030' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/6159214525536034030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/6159214525536034030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/11/kangen.html' title='kangen'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-5565532174193963051</id><published>2008-11-07T12:53:00.003+07:00</published><updated>2008-11-07T13:13:03.648+07:00</updated><title type='text'>obama, julukan, dan tesisku</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak 4 November kemarin hingar-bingar televisi ramai membicarakan Obama, sang Presiden Amerika terpilih.  Beberapa media, baik elektronik maupun cetak ramai-ramai menyebutnya "anak menteng". Entahlah, sang Obama sendiri berkenan atau tidak dengan sebutan itu, hanya Tuhan yang tahu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa orang kerap menjuluki orang lain dengan sebutan yang arbitrer, yang manasuka, meski memang ada hal-hal yang bisa dijadikan kaitan. Teman-teman kuliahku dijuluki dengan bidang kajian  tesis masing-masing. Seorang teman yang tergila-gila pada semiotik digelari Teh Semiotik, kawan lain yang menggarap karya seni tradisional Gaok, dipanggil Om Gaok, yang lainnya lagi, Postkolonial, Bekisar Merah, Gurindam 12, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Aku sendiri tak punya identitas yang jelas, karena sekali waktu aku bicara berbusa-busa tentang bilingualisme, pada saat lain aku tergila-gila pada pragmatik, lain waktu lagi aku jatuh cinta tak terhingga pada sastra. Hm, untunglah, dengan demikian aku tak dijuluki macam-macam, hehehe.... Sedihnya, aku belum juga memutuskan untuk menentukan kajian spesifik untuk tesisku, hiks hiks....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-5565532174193963051?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/5565532174193963051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=5565532174193963051' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5565532174193963051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5565532174193963051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/11/obama-sebutan-orang-orang-dan-tesisku.html' title='obama, julukan, dan tesisku'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-8315514364860983672</id><published>2008-10-30T19:25:00.001+07:00</published><updated>2008-10-30T19:27:18.922+07:00</updated><title type='text'>Kembali, Menggugat Relasi Kultural Laki-laki dan Perempuan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Judul                : Geni Jora&lt;br /&gt;Pengarang        : Abidah El Khalieqy&lt;br /&gt;Tebal Buku       : 222 Halaman&lt;br /&gt;Penerbit            : Mahatari, Yogyakarta&lt;br /&gt;Cetakan           : Pertama&lt;br /&gt;Geni Jora adalah api yang menyala. Api dari benak seorang perempuan yang menggugat relasi patrikal yang menelikung kehidupannya. Eksistansinya yang senantiasa diposisikan sebagai subordinat dari relasi laki-laki perempuan. Api yang melecut kesadaran seorang perempuan Kejora untuk meluruskan garis yang demikian bersebrangan itu menjadi sejajar.&lt;br /&gt;Perempuan Kejora dengan latar belakang  dunia pesantren diperhadapkan pada kultur global yang demikian pragmatis. Bagaimana nurani religi dipertahankan diantara arus deras pecintaan eksotik. Hal ini menyajikan sesuatu yang baru yang selama ini menggeragap dalam komunitas tertutup dan tidak terungkap ke permukaan.&lt;br /&gt;Seperti yang diungkapkan Maman S. Mahayana, seorang pengamat dan kritikus sastra, Geni Jora lebih halus dalam menyelusupkan ideologi gendernya. Tidak terjebak pada sinisme yang radikal. Dalam bentuknya yang konvensional Geni Jora mampu menyajikan nuansa lain dari khasanah budaya bangsa negeri ini yang demikian kompleks, heterokultural dan tak termunculkan melalui bahasa sastra.&lt;br /&gt;Melalui tokoh-tokohnya, pemenang kedua sayembara novel  2003 Dewan Kesenian Jakarta ini menyuguhkan karakteristik dan budaya indonesia yang berakar pada budaya timur tengah. Dengan dominasi istilah agama dan bahasa arab disana-sini merupakan variasi yang ‘lain’ dari sastra eskperimental yang banyak bermunculan sekarang ini. Walau pun pengarangnya sendiri, Abidah El Khalieqi lebih mementingkan pergulatan visi dan misi yang bisa dimaknai secara estetis oleh pembacanya.&lt;br /&gt;Plot yang dikemas secara linier memungkinkan pembaca untuk mengikutinya secara mudah dan menghilangkan kesan berlama-lama terhadap detil yang tidak perlu. Beberapa catatan kaki yang diletakkan di akhir cerita mungkin agak sedikit mengurangi keterpahaman dalam memaknai cerita. Tapi di sisi lain mengindikasikan koherensi yang tepat bagi integralnya cerita, dan boleh jadi sangat penting jika ditujukan untuk menyuguhkan realitas kultur sang Kejora.&lt;br /&gt;Memahami perempuan Kejora adalah satu langkah untuk mencoba mengerti dunia perempuan yang berakar pada religi dan tradisi. Keduanya memberikan energi untuk terserabut dari akar-akar keperempuanan kultur patriakhal, sekaligus terjebak pada interpretasi ‘berbeda’ yang diejawantahkan atmosfer kehidupan di sekelilingnya. Memunculkan karakter tokoh cerita yang kuat di antara pergulatan nurani religi dan kultur sosial yang memerangkap.&lt;br /&gt;Keterasingan dan kesunyian masa kecil, pendoktrinan perempuan sebagai subordinat dalam relasi laki-laki perempuan, keterkunkungan dalam kolaborasi feodalisme gaya timur tengah dan jawa timur, sampai intrik seksual keluarga yang menekan sang Kejora kecil. Menimbulkan riak dan gelombang kesepian yang ditumpahkan pada sang malam. Pada sunyi yang lain, pada sepi yang lain. Yang gigilnya menentramkan. Yang heningnya menyamankan.&lt;br /&gt;Dengan segala latar belakang Kejora muncul dalam kekuatan pribadi yang unik dan klasik sekaligus. Seperti yang diungkapkan tokoh Zakky, kekasih sang Kejora dalam salah satu dialognya.&lt;br /&gt;“Kau begitu konsisten dengan keyakinanmu. Inspirasimu merdeka dan kau berjalan di atas pijakan sangat kuat, tidak hanyut bahkan oleh prahara kenikmatan. Bahkan disamping kekasihmu, kau kelihatan sangat mandiri. Dari mulutmu aku mendengar kumandang ayat suci menjadi begitu segar. Sangat lain.” (Hal: 141)&lt;br /&gt;Di sini pengarang juga memunculkan karakter Kejora melalui pengamatan sang Zakky sebagai mukminat hanif, cerdas, tahu bersyukur pada Tuhan dan luar biasa cantik. (hal: 140). Sabuah interpretasi terhadap sosok perempuan muslim yang mendekati titik-titik kesempurnaan hidup. Berpijak pada balancing antara tuntutan manusiawi dan tuntutan religiusitas.&lt;br /&gt;Dalam keberadaannya sebagai sosok yang demikian memesona. Kejora tidak menafikan dirinya. Dengan jujur dalam salah satu dialognya dia berujar pada Zakky, kekasihnya, yang putra mudirul ma’had, mahasiswa S2 di sebuah Universitas terkenal di Damaskus, mantan Ketua dari kelompok kajian agama yang cukup prestisius di Teqiyeh el Sulaimaniteh dengan segudang aktivitas intelektual yang juga memiliki reputasi prestisius dalam mengoleksi perempuan cantik, yang dibahasakan Kejora sebagai seorang pemburu.&lt;br /&gt;“sebab getaran tubuhku dalah getaran tubuh perempuan normal. Ia mendambakan dan memerlukan cumbuan dari seorang laki-laki. Akan halnya mimpiku, ia penuh sesak oleh adegan cumbu. Di sisi lain, getaran nuraniku aktif berfungsi memilah-milah kecenderungan biologisku, kapan harus belok kanan, belok kiri, lempeng ke depan atau menanjak ke atas, meluncur ke bawah. Alhamdulillah! Kuharap jalanku masih di bawah pimpinan nuraniku.”&lt;br /&gt;Menguak Kejora adaalah mengenali satu lagi tipikal perempuan indonesia dengan latar berbeda. Dengan ikatan kesepian masa kecil dalam tembok kolaborasi feodalisme gaya timur tengah dan jawa timur yang menjeratnya untuk menjadi subordinat dari entitas dan komunitas kaum lelaki.&lt;br /&gt;Sehungga ia melarikan sepi pada malam. Malam yang sunyi dan keheningannya menentramkan. Malam yang menjadi se-sejatinya kawan berbincang dan berbagi kehidupan. Malam yang menjadikannya utuh dalam tahajud daan sujud panjang.&lt;br /&gt;Geni jora sebagai novel adalah menarik untuk dinikmati atau pun dikaji sebagai pembelajaran dalam khasanah kehidupan. Sekali lagi wacana sastra yang mengungkap eksistensi perempuan dengan latar nuansa pesantren yang  memiliki dunianya tersendiri. Laksana Kejora yang memukau dan menggetarkan.&lt;br /&gt;”Lariku tak bisa dihentikan oleh nilai. Norma dan istiadat yang menyekati. Sebab perburuanku di jalan nurani, benderang serupa paginya musim semi.” (Hal: 146).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;(&lt;em&gt;tulisan ini juga kenang-kenangan dari aktivitasku di persma....)&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-8315514364860983672?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/8315514364860983672/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=8315514364860983672' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/8315514364860983672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/8315514364860983672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/10/kembali-menggugat-relasi-kultural-laki.html' title='Kembali, Menggugat Relasi Kultural Laki-laki dan Perempuan'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-759754096653035103</id><published>2008-10-30T19:06:00.001+07:00</published><updated>2008-10-30T19:23:11.537+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resensi'/><title type='text'>dari tinta sampai tetesan darah, dari puisi sampai tragedi</title><content type='html'>Judul               : The Dante Club&lt;br /&gt;Penulis            : Matthew Pearl&lt;br /&gt;Penerbit          : Q-Press, Bandung, Agustus 2005&lt;br /&gt;Tebal               : 616 halaman&lt;br /&gt;Cetakan          : Pertama       &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1865, di kawasan Boston, empat sastrawan besar  Amerika, Henry Wadsworth Longfellow, Oliver Wendell Holmes, James Russell Lowell, Oliver Wendell Holmes, dan J.T Fields mengerjakan proyek literasi fenomenal. Dengan bendera The Dante Club mereka  menerjemahkan Divina Commedia karya Dante Alieghieri (1265-1321), sastrawan Italia yang kontroversi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamaan dengan itu, serangkaian pembunuhan kejam yang diilhami adegan-adegan dalam inferno terjadi. Artemus Prescott Healey, Ketua Kehakiman Boston menjadi korban pertama. Korban kedua Elisha Talbot, Pendeta Gereja Unitarian Kedua di Crambridge. Lalu Phineas Jennison, pebisnis baru paling kaya di Boston menjadi korban ketiga. Healey ditemukan mati dengan ribuan belatung dan serangga di tubuhnya. Talbot ditemukan dalam lubang di ruang bawah tanah Gereja dengan posisi tubuh terbalik dan kedua kaki terbakar hangus. Sementara Jennison ditemukan di benteng tua dengan posisi tubuh tergantung dan tercabik seperti dikuliti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara birokrasi pemerintah dan kepolisian yang belum mapan, Nicholas Rey, polisi berkulit hitam pertama di Boston, berusaha mengungkap dan menemukan pelaku pembunuhan ini. Campur tangan Biro Detektif yang mengejar hadiah dan uang, serta statusnya sebagai mullato membuatnya kerap terjepit dalam situasi sulit dan terjebak birokrasi berbau rasial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Dante Club menerjemahkan Divina Commedia dengan goresan tinta, sementara sang lucifer-sebutan The Dante Club untuk sang pembunuh- menerjemahkan karya Dante dengan darah korbannya. Proyek The Dante Club terancam, diam-diam mereka menyelidiki motif dan pelaku pembunuhan yang menyiratkan ke-Dante-an tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Augustus Manning, Bendahara Korporasi Harvard menganggap The Dante Club berusaha menyebarkan kesusastraan asing ke kota Boston yang ajarannya dianggap akan meresahkan masyarakat. Menurutnya bahasa dan sastra modern-seperti Italia-bermutu rendah. Merasa bertanggung jawab untuk mempertahankan reputasi universitas, Manning menyewa Detektif untuk memantau kegiatan The Dante Club.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novel thriller ini diwarnai kegetiran hidup para veteran perang dan imigran dengan berbagai latar belakang. Belatung-belatung menjijikan, serangga-serangga mematikan. Kekakuan dunia akademis dan menara gading universitas. Pertanyaan falsafati tentang hakikat karya sastra, mengalir dan memukau dalam karya perdana Matthew Pearl ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pearl menyatukan latar dan psikologis tokoh dengan memikat.&lt;br /&gt;...tempat angin dingin menerjang bangunan batu bata tua itu. Dia merasakan kabut tebal berjelepak, dan tak tahu apa yang harus dilakukannya. Lalu lonceng berdentang dari segenap penjuru alam semesta. Dan Rey berlari. (Hal: 344).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apik dalam menghadirkan gejolak perasaan tentang kehidupan .(Hal: 347).&lt;br /&gt;Selalu saja ada godaan untuk percaya bahwa dunia sekedar perangkap agar manusia berbuat dosa. Tetapi hanyalah kegagalan untuk menegakkan sebuah hukum yang sempurna. Bagi kakek moyangnya, misteri besar kehidupan itu adalah dosa itu sendiri. Bagi Dr. Holmes, misteri itu adalah penderitaan. Dia tidak pernah berharap menyingkapnya terlalu banyak. Kenangan pekat, keceriaan dan gejolak tawa yang berlebihan, melekat erat pada pikiran linglung Holmes ketika dia menatap ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pearl juga mengungkapkan pemikirannya tentang Dante, sumber  inspirasinya.&lt;br /&gt;Dante dengan membedah orang lain, meminta kita untuk saling mengenal. Dante menulis puisi untuk membebaskan kita dari sang waktu ketika kematian tak bisa dipahami. Dia menulis untuk memberi kita harapan hidup ketika kita tak memiliki apapun... (Halaman 378)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novel yang diapresiasi dan direspon banyak kalangan ini mengambil tokoh utama para sastrawan besar Amerika yang hidup pada tahun 1800-an. Situasi politik ekonomi, keadaan pasca-perang saudara, menjadikan karya sastra ini produk literasi yang banyak diminati pembaca dunia. Diakhir novel ini dilontarkan beberapa pertanyaan sebagai bahan diskusi untuk pembaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sastra yang menghembuskan nafas kehidupan dan kematian, yang dapat membelenggu dan juga dapat membebaskan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;em&gt;tulisan ini pernah dimuat tabloid kampus, waktu aku masih aktif di persma dulu.&lt;/em&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-759754096653035103?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/759754096653035103/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=759754096653035103' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/759754096653035103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/759754096653035103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/10/dari-tinta-sampai-tetesan-darah-dari.html' title='dari tinta sampai tetesan darah, dari puisi sampai tragedi'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-956344576786631962</id><published>2008-10-25T16:59:00.009+07:00</published><updated>2008-10-28T11:16:21.272+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekspresi'/><title type='text'>10-10</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Dia dan aku berbicara dengan nada dan gaya seperti dulu. Seperti ketika kami masih berseragam putih-biru. Sempat ada jeda dan intensitas pertemuan yang tak lagi sama. Lalu seiring waktu, seragam kami berganti putih-abu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Entah bagaimana nada dan gaya berbicara kembali pada frekuensi yang sama. Untuk sekian lama. Sampai pada suatu ketika, kecewa dalam tataran ganda membuatku memaksa mengalihkan nada, berbicara dalam frekuensi yang tak lagi sama. Dengan kesengajaan yang terlalu kentara.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada kurun waktu berikutnya, diam-diam nada bicara kami kembali bagai semula, meski di titik tertentu dia dan aku memiliki frekuensi sendiri-sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada pukul 10 pagi, tanggal 10, bulan 10 nada bicara itu kembali menyapa gendang telinga. Dengan nuansa keceriaan masa SMA, dengan kekonyolan dan ledekan khas anak putih biru. Sampai di sepuluh detik terakhir, terucapkan jua kabar itu. Kabar yang pada detik pertama samar maknanya. Hingga dia memastikan kata "ya".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sepuluh menit pembicaraan saat itu menggenapkan kisah sepuluh tahun lalu. Membuatku mengerti bahwa titik akhir itu tengah terjadi. Keputusan telah dijatuhkan. Pilihan telah ditetapkan. Dan ada sebagian diriku yang gamang. Untuk sehari semalam rasa itu menyakitkan. Untuk kemudian aku berhenti merasa tersakiti. Aku sadar bukan dalam kapasitasnya aku merasa terluka. Aku pun mampu merelakan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekian detik tadi, ponselku menampilkan pesan pendek darinya,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"&lt;em&gt;aku tau ada&lt;/em&gt; seseorang &lt;em&gt;di sana yang kamu sayangi, dan di matamu ga ada aku lagi, &lt;/em&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nes&lt;/span&gt;...." &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-956344576786631962?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/956344576786631962/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=956344576786631962' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/956344576786631962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/956344576786631962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/10/10-10.html' title='10-10'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-5880609078144803074</id><published>2008-10-20T08:46:00.001+07:00</published><updated>2008-10-20T08:48:59.214+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>BT</title><content type='html'>Bete sekali, udah nulis banyak-banyak, eh malah kehapus, jadi malas untuk mengulang... Mungkin lain kali saja, fhhh....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-5880609078144803074?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/5880609078144803074/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=5880609078144803074' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5880609078144803074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5880609078144803074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/10/bt.html' title='BT'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-4783487563027231220</id><published>2008-10-13T14:25:00.003+07:00</published><updated>2008-10-13T14:32:50.194+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>Menulis, lagi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Rasanya lama sekali aku tidak menulis. Baik di blog, maupun di buku harian konvensional yang kumiliki. Semalam, kupastikan bahwa hari ini aku harus mulai kembali menulis. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Waktu bergulir dengan cepat. Dan ada begitu banyak hal yang terjadi. Ramadhan, buka bersama, mudik, idul fitri, silaturahmi, dan reuni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di titik ini, aku kembali pada siklus sehari-hari, kuliah, bekerja di kantor Senat, kursus filsafat,  dan mengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan sosial, keluarga, kerabat, perkawanan, dan sederet label manusia-manusia yang kukenal bermunculan, beberapa orang baru, sisanya muncul dari masa lalu. Membangkitkan kenang dan rindu.... &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-4783487563027231220?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/4783487563027231220/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=4783487563027231220' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/4783487563027231220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/4783487563027231220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/10/menulis-lagi.html' title='Menulis, lagi'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-2411672900025322258</id><published>2008-09-19T15:16:00.004+07:00</published><updated>2008-09-19T15:24:23.999+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>Tegur Sapa</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Lama tak bersua, lama tak menyapa, tak menuliskan kata-kata, rasanya kangen juga. Pekerjaan di kantor, di sekolah, tugas kuliah rasanya mengejarku tak ada habisnya. Bulan ramadhan pun berlalu tanpa kesan seperti sebelumnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hm, bagaimanapun mengeluh tak ada gunanya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setidaknya, tulisan ini masih bisa menjadi satu dari sekian jejak kehadiranku di dunia, juga dunia maya ini tentu saja.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salam&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-2411672900025322258?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/2411672900025322258/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=2411672900025322258' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/2411672900025322258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/2411672900025322258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/09/tegur-sapa.html' title='Tegur Sapa'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-767336529799497706</id><published>2008-09-12T08:36:00.005+07:00</published><updated>2008-09-12T11:06:40.547+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>Pindah</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Dalam pelajaran biologi, aku ingat bahwa bergerak adalah salah satu ciri makhluk hidup. Demikian halnya dengan manusia. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi benda mati semacam kantor pun ternyata bisa bergerak, alias pindah. Sayangnya, kalau kantor-nya pindah, dia &lt;em&gt;gak&lt;/em&gt; bisa bergerak atau pindah sendiri. Memang kantor bukan makhluk hidup &lt;em&gt;kan &lt;/em&gt;ya.... Jadilah aku, sang penghuni kantor yang &lt;em&gt;bergerak&lt;/em&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Baiklah, aku memang mesti berterima untuk beres-beres gara sang kantor pindah. (Jadi gak bisa posting banyak-banyak &lt;em&gt;nich, &lt;/em&gt;hiks..hiks....)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-767336529799497706?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/767336529799497706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=767336529799497706' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/767336529799497706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/767336529799497706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/09/pindah.html' title='Pindah'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-3204246800683735022</id><published>2008-09-10T09:07:00.002+07:00</published><updated>2008-09-10T09:16:18.184+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>Blog Baru</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sudah cukup lama aku bertemu dengan seorang teman yang menyatakan minatnya untuk kembali melanjutkan studi. Meski waktu itu kami mengobrol di ambang pintu, topiknya masih terngiang di kepalaku hingga sekarang. Kami bicara tentang keilmuan yang kurang berkembang, terkikis oleh segala macam rutinitas dan beban kerja. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akhirnya kuputuskan untuk melakukan satu hal yang bisa memotivasiku mendalami duniaku, langkah pertamanya, ya, membuat blog baru tentang bidang yang kudalami selama ini, tentang bahasa dan sastra. Target awalku sederhana saja, minimal setiap minggu ada satu tulisanku diposting di sana, entah tentang bahasa, sastra, atau aplikasi keduanya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yakinku, langkah pertama ini positif bagiku, juga bagi orang-orang yang berminat terhadap dunia bahasa dan sastra. Semoga. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-3204246800683735022?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/3204246800683735022/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=3204246800683735022' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/3204246800683735022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/3204246800683735022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/09/blog-baru.html' title='Blog Baru'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-5374639615671098346</id><published>2008-09-06T20:07:00.004+07:00</published><updated>2008-09-06T20:22:52.598+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>Nama dan Cerita</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Kuliah minggu pertama di semester ini terlalui sudah. Sekian peristiwa berikut eksesnya kini menjadi bagian dari sejarah. Setidaknya, sejarah pribadiku tentu saja. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dosen dan mata kuliah baru dengan sekian teori dan paradigma keilmuan yang menyertainya. Dengan kebiasaan dan karakter yang melekatinya. Melahirkan sejumlah tugas dan beban kuliah yang terus bertambah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku tak berniat mengeluh tentunya. Melakukan studi kasus, menulis sejumlah makalah, membaca belasan buku teks, lagi, dan lagi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kamis lalu, seorang dosen berbicara tentang pembentukan karakter dengan menggebu-gebu. Akibatnya, aku malah kepikiran tentang karakter-karakter dosen-dosen pengampu mata kuliah yang kuikuti. Seperti judul album Peter Pan yang sekilas kubaca siang tadi -jika aku tak salah menyimaknya- &lt;em&gt;satu nama sebuah cerita, &lt;/em&gt;setiap orang dalam hidup kita membawa ceritanya sendiri-sendiri. Beberapa mungkin meninggalkan jejak yang melekat kuat di memori kita, sebagian lagi lalu begitu saja tanpa kesan yang berarti.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan namaku, entah melahirkan cerita yang bagaimana bagi mereka, bagi Anda.... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-5374639615671098346?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/5374639615671098346/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=5374639615671098346' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5374639615671098346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5374639615671098346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/09/nama-dan-cerita.html' title='Nama dan Cerita'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-4918633525100532877</id><published>2008-09-03T14:52:00.003+07:00</published><updated>2008-09-03T15:02:19.073+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekspresi'/><title type='text'>Tempias Kelabu</title><content type='html'>&lt;em&gt;ruang itu lengang&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;berpagar kenangan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;kegalauan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;lewat udara&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;deru waktu&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;sekian jarak tertempuh&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;melebur di butiran pasir, berserak lokan dan kekosongan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;selesai;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;sedemikian&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-4918633525100532877?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/4918633525100532877/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=4918633525100532877' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/4918633525100532877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/4918633525100532877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/09/ruang-itu-lengang-berpagar-kenangan.html' title='Tempias Kelabu'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-9184435320643619137</id><published>2008-09-03T08:35:00.005+07:00</published><updated>2008-09-03T10:14:55.209+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>September (tak) Ceria</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Jika mengingat bulan September, aku teringat sebuah lagu berjudul &lt;em&gt;September Ceria&lt;/em&gt;, meski aku hanya mampu mengingat dua kalimat pada bagian &lt;em&gt;reff-&lt;/em&gt;nya saja. Namun, sepertinya lagu itu bertolak belakang dengan apa yang kualami. September hari pertama yang bersamaan dengan Ramadhan hari pertama menyisakan kenangan yang sama sekali tak bisa kusebut ceria.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk pertama kalinya sejak aku lulus sekolah menengah pertama aku bertengkar hebat dengan adikku. Masalah awalnya sepele, sederhana, dan tak kuduga akan berakhir menyakitkan sedemikian rupa. Apalagi terjadi di meja makan saat kami menikmati buka puasa hari pertama. Selera makan otomatis lenyap entah kemana.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kata-kata yang melukai, sikap yang tak peduli, sungguh-sungguh kuherankan mengapa bisa sampai terjadi. Kedua orang tuaku gerah juga karenanya. Meja makan pun berubah jadi area diskusi yang penuh impresi. Pada akhirnya saat itu aku membongkar emosi yang kurasakan sejak masa kanak-kanakku dulu. Aku mengupas selapis demi selapis pola asuh orang tuaku dan implikasinya terhadap sikapku, karakterku, juga terhadap adikku.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku membeberkan segalanya, semuanya, setuntas yang aku bisa, meski mungkin ada beberapa hal yang luput juga.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku sama sekali tak berminat melukai orang lain, apalagi keluargaku; tapi aku tetap memilih menjadi diriku sendiri tanpa dibebani dengan mimpi dan harapan orang lain, juga keluargaku.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Meski awal September-ku tak ceria, aku lega telah menumpahkan segala rasa pada mereka. Harapanku, aku dapat melalui September ini dengan sikap terbuka yang pada akhirnya mengundang sang ceria untuk datang menyapa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;alur hidup sungguh-sungguh tak bisa ditelisik, ya...?&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-9184435320643619137?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/9184435320643619137/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=9184435320643619137' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/9184435320643619137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/9184435320643619137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/09/september-tak-ceria.html' title='September (tak) Ceria'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-1865897684643561096</id><published>2008-08-29T10:10:00.004+07:00</published><updated>2008-08-29T11:06:56.163+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>Nyuci</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sebenarnya aku lagi gak ada ide untuk nulis. Tapi karena kemarin aku tak membuat posting apapun, sementara aku berhasrat blog ini bisa menjadi ruang terapi untuk menulis, jadilah aku "memaksa" diri untuk menulis. Aku pun teringat sepenggal episode hidup yang tak kusukai tapi harus selalu kujabani, meski tidak setiap hari: nyuci!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Biasanya aku ngantor pukul 8 teng, tapi pagi ini aku terlambat satu setengah jam. Alasannya, ya nyuci itu tadi. Tak tanggung-tanggung acara nyuciku mesti kubagi menjadi dua sesi (udah kaya rapat atau apa gitu, ya...). Alasannya agar tak cepat pegal dan lelah tentu saja.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sesi pertama pada pukul 6 pagi, aku mencuci satu ember penuh pakaian dalam. Sesi kedua, pukul 8-an, aku mencuci lagi seember penuh pakaian; kali ini berisi kemeja, t-shirt, dan segala macam baju atasan lainnya yang cenderung berwarna terang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sudah dipastikan akan ada sesi ketiga, karena beberapa baju bawahan, yang sebagian celana panjang dan beberapa rok berwarna gelap dan netral masih menunggu giliran untuk dibersihkan.... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Entah kapan bisa kulakukan, mungkin petang nanti. Tapi setidaknya aku bisa memilih menyerah, terbebas dari acara mencuci dan merelakan sebagian rupiahku untuk orang-orang &lt;em&gt;laundry&lt;/em&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-1865897684643561096?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/1865897684643561096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=1865897684643561096' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/1865897684643561096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/1865897684643561096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/08/nyuci.html' title='Nyuci'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-656820119774454747</id><published>2008-08-27T15:29:00.003+07:00</published><updated>2008-08-27T15:34:21.278+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekspresi'/><title type='text'>-pengakuan-</title><content type='html'>&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;.........&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;padamu,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;aku jatuh cinta berkali-kali&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;ucapnya seraya menghunjamkan tatap tajam ke mataku&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;.........&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-656820119774454747?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/656820119774454747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=656820119774454747' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/656820119774454747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/656820119774454747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/08/pengakuan.html' title='-pengakuan-'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-8113486267209062634</id><published>2008-08-26T16:15:00.008+07:00</published><updated>2008-08-28T08:34:47.007+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>"M" di bawah, "M" di atas</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SLUPP7nw1RI/AAAAAAAAAC0/C9MPat6HNB4/s1600-h/TIKET+M.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239110507892364562" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SLUPP7nw1RI/AAAAAAAAAC0/C9MPat6HNB4/s320/TIKET+M.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Beberapa waktu lalu, aku bersitegang dengan pacarku. Pasalnya dia membeli tiket nonton dengan posisi M 10 dan M 11. Kontan saja aku kesal, pasalnya dalam pikiranku kursi "M" tersebut posisinya sangat dekat dengan layar dan membuat acara nonton tidak akan nyaman. Padahal dia membeli tiket pukul 16, untuk nonton film yang diputar pada pukul 20.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pacarku berkeras kalau kursi "M' itu letaknya di atas. Aku sendiri tetap ngotot kalau kursi "M" itu letaknya di bawah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Emangnya kita nonton di audio berapa?" tanyaku dengan muka ditekuk menahan kesal.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Di audio 4," jawab pacarku dengan kukuh.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Ya, sudahlah," kataku menahan diri untuk tidak bersitegang lebih jauh.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Singkat kata, singkat cerita, kami pun memasuki audio 4 blitz megaplex. Ternyata, oh ternyata posisi kursi "M" itu memang letaknya di atas saudara-saudara.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Maklum saja, setiap aku nonton di sana tak pernah berkesampatan nonton di audio 4. Di audio lainnya, atau studio di bioskop lain biasanya kursi paling atas diberi label A. Bahkan sejak aku balita ketika nonton dengan kedua orang tua, setahuku deretan kursi paling ataslah yang selalu dilabeli "A" bukan deretan kursi paling bawah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku pun jadi teringat percakapan dengan seorang kawan yang kuliah di Jurusan Filsafat beberapa waktu lalu tentang nomena yang kadang kala mendahului fenomena disebabkan oleh skema berpikir, pengalaman, atau persepsi seseorang pada masa lalu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apa mau dikata, jadilah aku "M" alias "malu" terhadap pacarku gara-gara "M" yang ternyata di atas itu. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-8113486267209062634?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/8113486267209062634/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=8113486267209062634' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/8113486267209062634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/8113486267209062634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/08/m-di-bawah-m-di-atas.html' title='&quot;M&quot; di bawah, &quot;M&quot; di atas'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SLUPP7nw1RI/AAAAAAAAAC0/C9MPat6HNB4/s72-c/TIKET+M.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-9122409030790747690</id><published>2008-08-25T08:32:00.003+07:00</published><updated>2008-08-25T08:44:30.126+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>Habis Sariawan Terbitlah Influenza</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Menyedihkan sekali keadaanku akhir-akhir ini. Sepekan lalu aku menderita tak dapat menikmati santapan apapun karena sariawan. Semuanya bermula ketika aku menyikat gigi grasa-grusu sehingga gusiku terluka dan mengalami peradangan. Apa boleh buat, seenak apapun makanan, rasanya pedas dan getir di mulutku. Mau tak mau alias karena terpaksa, sereal pun kudaulat sebagai menu utama hari-hariku. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Vitamin C dosis tinggi yang rajin kukonsumsi dan porsi menu buah-buahan yang diperbanyak membuat sariawanku berangsur membaik meski masih ada sisa luka yang sedikit mengganggu di mulutku.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Eh, kemarin aku malah terserang influenza dan batuk yang sangat-sangat menggalaukanku. Hm, sedihnya....&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-9122409030790747690?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/9122409030790747690/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=9122409030790747690' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/9122409030790747690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/9122409030790747690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/08/habis-sariawan-terbitlah-influenza.html' title='Habis Sariawan Terbitlah Influenza'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-3768483414211271507</id><published>2008-08-21T15:07:00.012+07:00</published><updated>2008-08-22T07:40:06.779+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>Perjalanan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SK4J8O_dbYI/AAAAAAAAACs/OFwo4SSRCc8/s1600-h/S6301327.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237134347099532674" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SK4J8O_dbYI/AAAAAAAAACs/OFwo4SSRCc8/s400/S6301327.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak hal yang bisa dikenang dari perjalanan, sependek apapun jarak dan waktu yang kita tempuh untuk melakukannya. &lt;em&gt;Week end &lt;/em&gt;kemarin, tepatnya Sabtu, 16 Agustus petang aku dan beberapa orang kawan mengawali perjalanan kami dari kawasan Setiabudhi. Garut kota Intan menjadi tujuan kami. Agendanya sederhana saja: mengenang hari jadi ibu pertiwi dengan menunaikan upacara bendera entah di gunung atau perbukitan mana yang kami temukan di sana. Kami juga punya agenda berikutnya, berendam air hangat tentu saja.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebenarnya, itu kali kedua aku mengunjungi kota Garut dengan berkendara roda dua. Namun, malam itu nuansanya begitu berbeda, mungkin karena perjalanan kali ini dilakukan beramai-ramai sehingga hatiku menghangat karena rasa persahabatan, mungkin juga karena rasa lega karena penat sepekan sebelumnya yang tlah terbebaskan. Sayang, udara tak begitu berpihak pada kami. Angin menderu seperti dalam puisinya Chairil Anwar. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setibanya di Garut, sekira pukul 9 atau 10 malam, kami menginap di rumah seorang kawan. Esok harinya, kami menuju ketinggian bukit dan pegunungan untuk melaksanakan misi kami: upacara bendera.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah sekian lama, akhirnya aku kembali melakukan upacara bendera. Dengan versi yang &lt;em&gt;agak&lt;/em&gt; semena-mena. Pohon yang didaulat sebagai tiang bendera, lagu&lt;em&gt; Hari Merdeka &lt;/em&gt;yang dinyanyikan secara tak sempurna, rokok yang tetap menyala di tangan beberapa peserta upacara, teks Pancasila yang sedikit terlupa, jelasnya perangkat upacara kami boleh dikatakan sangat sederhana. Namun, kami, setidaknya aku sendiri, merasa demikian merdeka menjalaninya. Menyenangkan rasanya menikmati perjalanan dan kebersamaan dengan kawan-kawan, betapapun sederhananya apa yang dilakukan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selepas upacara bendera kami turun gunung, berendam air panas di sebuah kolam renang, menghilangkan pegal dan penat di badan. Kawan-kawan yang pandai berenang ya berenang, yang pandainya gaya batu ya diam membeku, eh airnya kan panas jadi &lt;em&gt;gak&lt;/em&gt; beku tapi matang, hehehe...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Beranjak dari hangatnya air di kolam renang kami berburu makan siang yang sebenarnya sudah kesorean. Menu sop buntut pun jadi pilihan. Tak selesai di sana, kami mengunjungi kediaman salah seorang teman di dekat kawasan Situ Bagendit. Tanpa malu bertanya sehingga tak sesat di jalan kami sukses juga menemukan tempat tinggalnya. Martabak manis dan kopi pun jadi kudapan selanjutnya di sana.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menjelang petang, kami pun memutuskan untuk pulang dengan rute perjalanan yang berbeda dari sebelumnya. Pemandangannya demikian indah dan menyejukkan mata di saat senja. Sejauh mata memandang hamparan padi luas menghijau tersiram warna emas kemerahan; melambungkan angan, menghanyutkan perasaan. Mengemas seluruh perjalanan menjadi kenangan yang tak terlupakan. Menerbitkan kerinduan pada perjalanan di masa mendatang. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-3768483414211271507?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/3768483414211271507/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=3768483414211271507' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/3768483414211271507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/3768483414211271507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/08/perjalanan-edisi-merdeka.html' title='Perjalanan'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SK4J8O_dbYI/AAAAAAAAACs/OFwo4SSRCc8/s72-c/S6301327.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-5814661481189017228</id><published>2008-08-20T07:56:00.008+07:00</published><updated>2008-08-20T08:28:40.310+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>Malu....</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Beberapa hari tak mengisi blog ini rasanya kangen juga. Padahal ada banyak hal yang ingin sekali kuceritakan. Mulai dari peristiwa yang kualami di sekitar pernikahan sahabatku awal bulan lalu, lomba paduan suara plus serangkaian latihannya, nge-&lt;em&gt;camp &lt;/em&gt;di salah satu hotel untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, perjalanan ekspedisi merdeka ke Darajat di kawasan Garut sana, sampai pengalaman naik kereta untuk pertama kalinya setelah sekitar enam tahun aku menjadi penghuni kota ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mungkin kumulai saja dari satu peristiwa di seputar pernikahan sahabatku yang sebenarnya aku sudah lupa, tapi dingatkan kembali oleh &lt;em&gt;review &lt;/em&gt;yang tak terduga dari sahabatku itu. Peristiwanya bukan tentang acara akad nikah yang berjalan dengan baik tak lebih dari sepuluh menit. Bukan juga tentang meriahnya pesta pernikahan sahabatku sejak SMA ini. Aku juga tidak ingin membahas tentang beberapa kawan SMA dulu yang ternyata kurasakan tetap "sama" seperti dulu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Senin siang, untuk pertama kalinya setelah dia menikah, aku kembali menghubungi sahabatku. Bertanya kabar dan sebagainya via ponsel. Siapa sangka dia akan mengungkit peristiwa di seputar pernikahannya mengenai hal yang tak pernah kuduga sama sekali: pertengkaranku dengan pacar di angkutan kota.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah berkirim kabar seperti biasanya, Fisq, sahabatku itu tiba-tiba bertanya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Sen, kamu berantem, ya waktu pulang dari acara nikahan?" ujarnya spontan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku pun memaksa ingatan untuk kembali ke saat itu. Aku ingat bertengkar dengan pacarku gara-gara hal yang sangat sederhana sebenarnya. Tapi kenapa Fisq bisa tahu, ya. Aku pun menyelidik lebih lanjut (setelah bengong beberapa lama).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Hm, bagaimana, kamu tahu?" tanyaku separuh kaget separuh malu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Aku diberitahu seorang kerabat yang satu kendaraan sama kamu dan melihat kalian bertengkar."&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Oh, ya, bagaimana dia tahu tentang aku?" kejarku.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Keluargaku tahu kamu sahabatku, aku sering cerita tentang kita, lagian mereka melihat kamu terlibat sejak acara lamaranku, jadi meski kamu &lt;em&gt;gak&lt;/em&gt; kenal, mereka tahu kamu."&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Oooh...." sahutku tak bisa bicara lagi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dengan demikian, kawan, jangan pernah bertengkar sembarangan kalau tak ingin mendapat malu seperti aku. Ya, pokoknya jangan sampai lah.... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-5814661481189017228?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/5814661481189017228/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=5814661481189017228' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5814661481189017228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5814661481189017228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/08/peristiwa.html' title='Malu....'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-4266226614674754304</id><published>2008-08-11T12:56:00.005+07:00</published><updated>2008-08-11T13:29:28.894+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iseng'/><title type='text'>Hitam dan Berminyak</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sudah cukup lama aku melihatnya di kaki lima, di sekitar kampus, bahkan di sebrang terminal, orang-orang menjajakan penganan itu. Beberapa waktu lalu, seorang adik tingkat juga mengemil penganan tersebut ketika mampir ke kosanku. "Ini enak banget," katanya berpromosi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagiku, warnanya yang hitam, dan aromanya yang tidak menggugah selera menjadikannya penganan yang layak diabaikan. Lagian nampak berminyak pula, sepertinya sangat kaya akan kolesterol. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sampai suatu sore dua hari yang lalu, aku beranjak dari kosan dengan hasrat menikmati semangkuk bubur kacang hijau kesukaanku. Sayang seribu kali sayang, penjual bubur langganan nampaknya sedang ijin entah kemana, daripada celingak-celinguk di depan gerobak jualan orang, aku pura-pura jalan ke satu gerobak lain dengan penganan yang kehitam-hitaman dan berminyak itu, sama kaya si Mang penjualnya, hehehe.... Aku pun dengan berat hati membeli satu biji.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sampai di kosan aku tak menyentuh makanan itu, bahkan tak ingat lagi aku pernah membelinya. Baru selepas waktu isya penganan itu tertangkap pandangan mata. Iseng-iseng aku icip-icip, mula-mula satu gigit, lalu gigit berikutnya menyusul sampai gigitan terakhir, eh ternyata rasanya enak juga. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Ooh, pantesan orang-orang suka," pikirku dalam hati. Sayang aku belinya cuma sebiji, &lt;em&gt;gak&lt;/em&gt; ingat lagi deh penampilannya yang hitam atau minyaknya yang melengketkan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada yang bisa menebak &lt;em&gt;gak, &lt;/em&gt;penganan apa yang kumaksud...?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-4266226614674754304?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/4266226614674754304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=4266226614674754304' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/4266226614674754304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/4266226614674754304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/08/hitam-dan-berminyak.html' title='Hitam dan Berminyak'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-5368620131908922705</id><published>2008-08-08T09:02:00.003+07:00</published><updated>2008-08-08T09:09:43.549+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekspresi'/><title type='text'>Jingga</title><content type='html'>aku suka menatap jingga&lt;br /&gt;dari sebalik jendela&lt;br /&gt;dengan jarum-jarum air hujan sebagai tirainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku suka menatap bola mata&lt;br /&gt;di mana di sana kudalami sebongkah jiwa&lt;br /&gt;yang tak terpermanai dalamnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi,&lt;br /&gt;sungguh aku iri pada sunyi&lt;br /&gt;yang asyik dengan mimpi-mimpi&lt;br /&gt;:mengukir sekian arti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sedang diri menetak jiwa yang jingga berharap sunyi tak menghampiri&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-5368620131908922705?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/5368620131908922705/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=5368620131908922705' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5368620131908922705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5368620131908922705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/08/jingga.html' title='Jingga'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-5947415888461724975</id><published>2008-08-07T10:40:00.002+07:00</published><updated>2008-08-07T12:51:24.425+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>Merdeka!!!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Judul “merdeka” kutulis bukan karena berniat &lt;em&gt;nyeleneh &lt;/em&gt;merayakan kemerdekaan sepuluh hari lebih cepat pada tanggal 7 Agustus ini. Namun, aku sedang memikirkan makna kata “merdeka” itu sendiri. Iseng kubaca di KBBI, arti kata “merdeka” adalah &lt;em&gt;bebas&lt;/em&gt; (&lt;em&gt;dari perhambaan&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;penjajahan&lt;/em&gt;) ; &lt;em&gt;berdiri sendiri&lt;/em&gt;; &lt;em&gt;tidak terkena atau lepas dari tuntutan&lt;/em&gt;; &lt;em&gt;tidak terikat&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;tidak bergantung kepada orang atau pihak tertentu&lt;/em&gt;; dan &lt;em&gt;leluasa&lt;/em&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kata “merdeka” itu kepikiran terus akibat satu pesan pendek dari temanku. Begini nih awal ceritanya:&lt;br /&gt;“Sen, tanggal 17 Ita ga bisa ikut, ih bete banget.” Semalam pesan pendek itu mampir di ponselku. Seketika ingatanku beralih pada rencana tanggal 17 Agustus mendatang bersama beberapa orang kawan untuk pergi kemping dan melaksanakan upacara bendera (patriotik abis, ya?) di kota Garut sana. Acaranya lebih banyak bersenang-senang tentu saja. Dan kawanku yang satu ini berniat melepas kesempatan tersebut karena pekerjaannya yang kupikir sudah keterlaluan. Bagiku itu suatu ironi. Sudah &lt;em&gt;mah&lt;/em&gt; hari minggu, tanggal 17 Agustus pula, eh, dia tetap mesti kerja, katanya hari merdeka.... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Nah aku pun jadi kepikiran kalau temanku belum merdeka karena “dijajah” pekerjaannya; sadis banget ya, istilahnya? Aku pun jadi berpikir tentang diri sendiri, aku sudah merdeka belum, ya? Jangan-jangan aku juga masih sering dijajah pekerjaan, diperbudak uang, ditaklukkan kemalasan, terikat oleh seribu satu macam kewajiban, bergantung pada satu atau sekian hal, terikat pada rutinitas yang itu-itu saja. Takutnya, diriku juga telah terpenjara pada aku yang bukan diriku. Entahlah aku malah dibuat pusing oleh sekedar kata “merdeka” saja.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba aku berpikir sederhana: aku mau berpusing ria memikirkan kata “merdeka” atau tidak, mungkin di titik itu pun aku telah benar-benar merdeka. Merdeka untuk memikirkan kata “merdeka”. Dan sebaliknya, aku bebas merdeka untuk tidak memikirkan kata “merdeka”. Merdeka dengan apa yang kupunya, merdeka dengan apa yang kupikirkan, merdeka dengan apa yang kurasakan....&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun aku benar-benar berharap Ita merasa sungguh-sungguh merdeka ketika memilih untuk tetap bekerja dibandingkan mengikuti upacara bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama kawan-kawan tercinta di puncak bukit sana.&lt;br /&gt;Merdeka!!!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-5947415888461724975?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/5947415888461724975/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=5947415888461724975' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5947415888461724975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5947415888461724975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/08/merdeka.html' title='Merdeka!!!'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-5595553058171401079</id><published>2008-08-05T08:11:00.004+07:00</published><updated>2008-08-07T14:03:26.755+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resensi'/><title type='text'>Dari Elegi hingga Eksistensi</title><content type='html'>&lt;p align="left"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SJqdluBpFrI/AAAAAAAAACU/Ed07J0bVbSI/s1600-h/area_x.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231667188479891122" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 201px; CURSOR: hand; HEIGHT: 262px; TEXT-ALIGN: center" height="321" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SJqdluBpFrI/AAAAAAAAACU/Ed07J0bVbSI/s400/area_x.jpg" width="297" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Judul : Area X, Hymne Angkasa Raya&lt;br /&gt;Tebal : xxiv+368 halaman&lt;br /&gt;Pengarang : Eliza V Handayani&lt;br /&gt;Penerbit : DAR Mizan&lt;br /&gt;Cetakan Kesebelas : Juli 2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Novel ini bercerita tentang naluri dasar manusia untuk mencari identitas diri guna menunjukkan eksistensinya. Seorang Yudho yang memimpikan petualangan namun justru menemukan bahwa petualangan yang ditemuinya tidak seindah yang ia impikan. Yudho mendapati konsekuensi logis dari mengetahui sesuatu yang hebat tidaklah mudah; taruhannya adalah hidupnya sendiri dan juga hidup orang-orang disekelilingnya. Penemuan akan arti hidup dan arti mencintai tanpa pretensi dalam petualangan yang tak terbayangkan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Di tengah dunia yang dikuasai teknologi tinggi, di abad teknologi informasi, masyarakat membutuhkan jaminan besar dari energi dan masalah sosial yang tidak hanya melibatkan makhluk bumi. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Adalah seorang Elena Valeria, mahasiswi pascasarjana, putri psikolog analis terkemuka yang mendedikasikan dirinya pada misteri dan fenomena UFOlogi. Tantangan dari keluarga justru membuatnya semakin tegar dan konsisten dengan pilihannya. Keyakinan telah membuatnya berkorban banyak. Ia bahkan banyak tak sepaham dengan sahabat-sahabatnya sendiri. Kesunyian, kesepian tanpa dukungan, penolakan, prasangka, merupakan dera dan kepedihan yang mewarnai pilihan jalan hidupnya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Namun, Elly, panggilan akrab Elena, tetap teguh memegang prinsip dan pendiriannya. Penolakan demi penolakan justru menguatkan tekadnya untuk benar-benar menguak tabir UFOlogi. Kesendirian dan kesunyiannya bermuara pada seorang Yudho yang juga tengah terombang-ambing didera petualangan yang menyeretnya pada pelarian demi pelarian.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Seorang Elly pada akhirnya juga menyadari bahwa arti kuat yang sesungguhnya adalah bukan menafikan pedih dan luka yang dirasakan. Kuat adalah justru berterima terhadap kenyataan dan perasaan sendiri. Pengakuan dan kerelaan untuk menerima dan menyadari bahwa ternyata kita lemah dan kerap rapuh sebagai manusia, tidak lantas mengabaikan dan menolak perasaan kecewa atau pun luka. Tapi cukup tabah menerima setiap kenyataan yang ada, dengan tetap berusaha untuk bangkit dan berusaha mengejar tujuan dan impian kita.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Mereka, Elly dan Yudho, menemukan kasih pada satu sama lain meski kerap diwarnai ego, tetapi mereka sadar bahwa meskipun mereka kerdil dan terbatas, mereka bukan tanpa arti, mereka punya makna, memiliki sesuatu yang menjadikan mereka eksis di bumi. Mereka sadar manusia dengam kombinasi jiwa, hati, dan pikiran yang menjadi nalarnya, memosisikannya sebagai makhluk yang istimewa di jagat raya. Manusia tidak pernah sendiri di antara sekian banyak fenomena bintang dan luar angkasa. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Novel ini memiliki nuansa yang berbeda dari novel kebanyakan. Futuristik, menarik, dan menggiring pembaca untuk terlibat dalam cerita. Merasakan keterasingan, ketakutan, getir, dan kesepian tokoh-tokohnya. Cinta yang terejawantahkan diam-diam di antara teror dan gelombang kematian yang mengincar. Mengkristal tanpa harus ada kemesraan fisik secara klasik. Tulus dan apa adanya. Menggetarkan emosi.&lt;br /&gt;Boleh jadi alur cerita terasa sulit dicerna, terutama pada bagian awal cerita. Istilah-istilah keilmuan dan penjelasan tentang banyak teori &lt;em&gt;science&lt;/em&gt; bertebaran di sana sini. Uraian-uraian dan perdebatan seperti yang banyak ditemukan di ruang kuliah dan diskusi-diskusi yang mungkin bisa menjenuhkan sebagian pembaca. Namun, &lt;em&gt;Area X&lt;/em&gt; merupakan menu istimewa di antara sekian sajian khasanah sastra Indonesia. Saya rasa Anda akan menemukan banyak nuansa di dalamnya. Selamat membaca!&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-5595553058171401079?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/5595553058171401079/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=5595553058171401079' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5595553058171401079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5595553058171401079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/08/dari-elegi-hingga-eksistensi.html' title='Dari Elegi hingga Eksistensi'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SJqdluBpFrI/AAAAAAAAACU/Ed07J0bVbSI/s72-c/area_x.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-3926687035273645309</id><published>2008-07-31T09:41:00.004+07:00</published><updated>2008-07-31T10:00:45.102+07:00</updated><title type='text'>Akhirnya</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SJEnSoibuPI/AAAAAAAAAB4/qBfNVc8jXiE/s1600-h/Batman.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5229003843426826482" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SJEnSoibuPI/AAAAAAAAAB4/qBfNVc8jXiE/s400/Batman.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, aku nonton film &lt;em&gt;The Dark Knight &lt;/em&gt;juga. Selasa sore lalu, sepulang kerja aku langsung berburu tiket ke Blitz sana. Mumpung masih nomat juga, hehe....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;Emang film-nya bagus sich, tapi mataku pegal juga nonton lama-lama. Aku bisa mudik dengan tenang nich kalau udah nonkrongin &lt;em&gt;hero &lt;/em&gt;yang satu ini. &lt;em&gt;Btw&lt;/em&gt;, aku belum bisa nulis banyak komentar bagusnya di mana atau kurangnya film ini apa. Namun, aku masih merasakan dag-dig-dug dadaku waktu dua kapal yang masing-masing berpenumpang warga sipil dan narapidana bisa saling melenyapkan dengan menekan pemicu bahan peledak. Namun, ternyata keduanya "masih" memiliki rasa kemanusiaan, meminjam istilah Pram, kedua kelompok penumpang kapal tersebut mempunyai perikemanusiaan yang &lt;em&gt;unlimited. &lt;/em&gt;Mereka tidak surut mengalami pendangkalan kemanusiaan yang terbatas pada hal tertentu (misalnya predikat narapidana) sebagai jalan mudah dan tidak bertanggung jawab untuk kepentingan diri sendiri atau kelompok. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-3926687035273645309?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/3926687035273645309/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=3926687035273645309' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/3926687035273645309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/3926687035273645309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/07/akhirnya.html' title='Akhirnya'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SJEnSoibuPI/AAAAAAAAAB4/qBfNVc8jXiE/s72-c/Batman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-7882462384439763099</id><published>2008-07-29T15:07:00.005+07:00</published><updated>2008-08-20T08:34:36.111+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>Kemarin</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Entah sudah berapa kali aku mengalami hal yang serupa, dan tetap luput untuk menghindarinya: menumpuk pekerjaan yang akhirnya harus dilakukan dalam waktu yang mepet dengan berbagai &lt;em&gt;deadline&lt;/em&gt; pekerjaan yang tidak hanya satu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kemarin sore peristiwa itu terulang lagi. Pasalnya, hari ini aku harus menyerahkan dua bab sampel buku kepada penerbit dan sebuah risalah rapat sebanyak 5-7 halaman yang harus kusarikan dari 50 halaman transkripsi rapat tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sialnya, kemarin sore aliran listrik di kantor mati entah karena kerusakan apa. Jadilah aku tak dapat mengerjakan apa-apa. Menjelang pukul tiga sore aku pun memilih pulang ke kosan. Baru menyelesaikan kerangka tulisan untuk buku, seorang teman menelponku. Dia mengajak &lt;em&gt;hangout&lt;/em&gt; ke kafe dan menikmati secangkir kopi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tiba-tiba aku teringat hasratku untuk menonton film terbaru Batman, &lt;em&gt;The Dark Knight.&lt;/em&gt; Temanku setuju untuk nonton. Kami pun janjian untuk nonton pukul 5. Sayang, sesampainya di Blitzmegaplex kami kehabisan tiket. Film &lt;em&gt;Wanted &lt;/em&gt;pun jadi pilihan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lepas nonton kami ngopi sampai sekira pukul 10 malam. Pulang ke kosan aku begadang menyelesaikan buku, lumayan yang satu bab bisa selesai sekitar 80%. Pukul 03 dini hari aku jatuh tertidur. Sementara pagi harinya aku harus ngantor seperti biasa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan siang ini aku berhasil menyelesaikan dua bab buku-ku. Risalah rapat bisa menunggu sampai besok. Hm, aku bersyukur karena tetap bisa menikmati acara nonton dan&lt;em&gt; hangout&lt;/em&gt;-ku tanpa perasaan takut tak dapat menyelesaikan pekerjaan semalam.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Anyway&lt;/em&gt;, aku tetap penasaran nonton Batman. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-7882462384439763099?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/7882462384439763099/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=7882462384439763099' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/7882462384439763099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/7882462384439763099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/07/kemarin.html' title='Kemarin'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-3041187511585873386</id><published>2008-07-26T09:48:00.008+07:00</published><updated>2008-07-28T08:12:30.516+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>Visi Misi</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SIqY5-ORJpI/AAAAAAAAABw/okCX8FtG4-s/s1600-h/PICT0272.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227158439239689874" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SIqY5-ORJpI/AAAAAAAAABw/okCX8FtG4-s/s400/PICT0272.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku menuliskan catatan ini, ketika waktu menunjukkan pergantian hari, pukul 24.00. Kantuk yang tak kunjung datang memberiku kesempatan untuk mengingat-ingat kembali kegiatanku seharian itu. Tiba-tiba aku mengingat percakapan tentang ruh dalam bertindak dan berbuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah mengapa, dalam pikiranku tiba-tiba terlintas kegiatan pengukuhan untuk menjadi anggota suatu UKM di kampusku ketika aku menjadi mahasiswa strata 1 dulu. Kegiatan itu bernama Visi Misi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segalanya diawali dengan keikutsertaanku pada kegiatan Training Pers dan Jurnalistik Mahasiswa. Waktu itu seorang teman di asrama yang juga kakak tingkat di kampus mengajakku untuk mengikuti pelatihan tersebut, sebut saja Nona A. Setahuku, Nona A ini mengikuti pelatihan tersebut dengan motif "purba". Ya, Nona A kawanku itu mengikuti pelatihan karena sedang dekat atau sedang suka –entahlah, aku tak begitu ingat persisnya- dengan seseorang yang kebetulan menjadi anggota UKM tersebut. Nah, jadilah aku dibujuknya untuk mengikuti pelatihan dengan misi pendekatan ini.&lt;br /&gt;Ada kebetulan yang lain lagi perihal keikutsertaanku pada TPJM itu. Posisiku sebagai Ketua Bidang Kesekretariatan merangkap Pemimpin Redaksi sebuah Buletin di BEM fakultas membuatku dapat mengikuti TPJM tersebut dengan gratis karena dananya dialokasikan dari anggaran lembaga. Kalau tidak salah ingat, biayanya Rp. 20.000,-. Mengenai hal ini, setidaknya aku tak terlalu merasa berdosa telah menggunakan anggaran BEM karena buletin tersebut dapat diterbitkan, meski hanya dua edisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Nona A mengajakku ikut TPJM karena misi pdkt, aku membujuk Rita, teman satu jurusan yang juga tinggal di asrama dengan misi sederhana, ”agar ada teman senasib dan sepenanggungan”. Pengetahuanku mengenai minat Rita untuk masuk ke Fakultas Komunikasi kujadikan andalan untuk membujuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama TPJM, aku dan Rita punya hobi sama, memperhatikan kaum adam yang ada di sekitar kami, entah itu peserta atau pun panitia. Namun perhatian kami jatuh berlebih pada satu orang peserta. Namanya Toriq. Dia kerap menekuni kertas dan pensil selama kegiatan berlangsung: membuat sketsa. Usut punya usut, ternyata setiap sosok yang menjadi pembicara pada pelatihan ini mendapat hadiah berupa sketsa wajahnya sendiri yang dibuat oleh sang Toriq ini. Namun, seiring berakhirnya TPJM, berakhir pula perhatian terhadap sosok yang satu ini. Belakangan kudengar kabar, dia kerap memamerkan sejumlah karya seni rupanya di beberapa tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir pelatihan, panitia mengumumkan bahwa bagi peserta yang berminat untuk masuk menjadi anggota UKM tersebut dipersilakan untuk berkumpul di sekretariat mereka beberapa hari kemudian (aku tak ingat lagi nich persisnya kapan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motif ketuntasanlah mungkin yang menggerakkanku untuk tetap menghadiri pertemuan tersebut –dengan Rita tentu saja-. Serangkaian kegiatan pelatihan lanjutan pun kami ikuti. Kami pun diberi informasi bahwa keseriusan kami untuk menjadi anggota akan direalisasikan dalam kegiatan visi misi. Saat itulah pertama kali aku mendengar kegiatan dengan nama seperti ini. Begitu mendengar nama kegiatannya, aku pun bertanya-tanya mengenai pemilihan nama kegiatan, sampai bentuk kegitannya. Dugaanku sementara itu, mungkin sejenis PAB atau LDKM di Himpunan Mahasiswa. Beberapa anggota UKM tersebut, entah iseng atau bercanda menakut-nakuti kami dengan melontarkan kata-kata tentang adanya lumpur, tentang jurit malam, tentang tamparan, tentang tali, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sepertiga tahun 2004, sekitar bulan Oktober, aku, Rita, dan seorang mahasiswa dari fakultas yang berbeda -kalau tak salah namanya Tomi- bersiap mengikuti kegiatan visi misi. Waktu itu kami diminta untuk membuat berbagai tulisan, seperti berita, feature, dan jenis tulisan lainnya dengan menggunakan mesin tik. Mesin tik inilah yang merepotkan kami. Pada masa itu, benda tersebut sudah jarang ditemui. Tak ada rental mesin tik yang bisa kami datangi. Untungkah seorang teman di asrama berbaik hati mengusahakannya. Meski bersusah payah dalam proses pengetikannya, &lt;em&gt;toh&lt;/em&gt; tulisan-tulisan tersebut dapat kuselesaikan juga, dengan kualitas seorang pemula yang bisa dibilang apa adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, kepenasaranku mengenai kegiatan visi misi terjawab jua. Di ruang yang disebut-sebut sebagai IP Control Room yang gelap tanpa listrik (kebetulan saat itu terjadi pemadaman aliran listrik) dengan lilin-lilin yang membuat efek menyeramkan pada bayangan setiap orang di ruangan itu, membuat kami –terutama aku- merasa terintimidasi secara psikologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahap pertama, aku mendefinisikan kegiatan visi misi sebagai pelajaran mengenai tanggung jawab. Secara spesifik mengenai tanggung jawab seorang penulis terhadap apa yang ditulisnya. Separuh dari kegiatan visi misi tersebut dihabiskan dengan bertanya jawab seputar tulisan -media- yang kami buat. Aku dicecar dengan banyak pertanyaan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di sepertiga acara, menjelang dini hari waktu itu, aku, Rita, dan Tomi ditanya mengenai ekpektasiku terhadap UKM tersebut. Kalimat-kalimat "ingin bisa menulis", "ingin pandai membidikkan kamera", "ingin jadi jurnalis", berhamburan kala itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka (anggota senior) pun berbicara bahwa UKM tersebut tak kan bisa memberikan kemampuan apa-apa kepada kami. Lebih jauh lagi dikatakan bahwa UKM tersebut ada bukan untuk dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya lain pun muncul dalam diri. Kalau demikian adanya, mengapa UKM tersebut harus ada, untuk apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan tersebut, juga diskusi sebelumnya menuntunku untuk menemukan jawabannya. Orang-orang yang berkesempatan dan bersungguh hati mengikuti visi misi di UKM ini akan menemukan jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahap ini, aku pun menyadari bahwa kegiatan visi misi tersebut ”tak lebih” dari ”sekedar” &lt;em&gt;penyelarasan visi misi lembaga dengan visi misi anggota&lt;/em&gt; yang berketetapan hati untuk menerjunkan diri ke dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum mengambil keputusan, berkali-kali aku ditanya mengenai keseriusan komitmenku untuk bergabung menjadi awak UKM tersebut. Berbagai kemungkinan ”buruk” sebagai konsekuensi apabila aku bersikukuh menjadi anggota pun terlontar satu per satu. Mulai dari kelelahan fisik, kesulitan membagi waktu antara kewajiban kuliah dengan tanggung jawab di lembaga, melakukan reportase, menulis berita, mengelola media, keharusan untuk memenuhi deadline, friksi-friksi organisasi, dan seribu satu macam persoalan lainnya.&lt;br /&gt;Pada akhirnya mereka memperingatkan aku dengan suatu pernyataan yang tetap kuingat dan kerap kali terlontar setiap kegiatan visi misi digelar: "Sekali terpikat, selamanya terjerat".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan tersebut &lt;em&gt;debateble&lt;/em&gt; tentu saja. Mengingat sedikit sekali dari individu-individu yang menyatakan diri siap bergabung menjadi anggota mampu bertahan hingga akhir di UKM ini. Beberapa kemungkinan ”buruk” sebagaimana yang telah diwanti-wantikan para anggota senior ketika visi misi memang terjadi. Ada saat di mana aku pun tergoda untuk ”pergi”. Namun, di titik akhir aku menyadari, bahwa ruh visi misi itu bertahan sampai kini. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Oh, ya, sebelum kuakhiri catatan ini, perkenalkan, nama UKM tersebut, "Unit Pers Mahasiswa". &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-3041187511585873386?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/3041187511585873386/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=3041187511585873386' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/3041187511585873386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/3041187511585873386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/07/visi-misi.html' title='Visi Misi'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SIqY5-ORJpI/AAAAAAAAABw/okCX8FtG4-s/s72-c/PICT0272.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-7588824515332064764</id><published>2008-07-25T08:39:00.004+07:00</published><updated>2008-07-25T09:18:57.750+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>Rujak Party</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SIk3FY1YEII/AAAAAAAAABo/YHDy91MpOCM/s1600-h/P1030535.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226769408245371010" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SIk3FY1YEII/AAAAAAAAABo/YHDy91MpOCM/s320/P1030535.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Awalnya aku tidak terlalu memperhatikan kebiasaan yang satu ini. Sampai kemarin, ketika aku datang ke sekolah pada jam istirahat untuk makan siang, hidungku mencium aroma khas itu lagi. Lalu tampaklah beberapa buah mangga muda yang masih mengkal lengkap dengan bumbu rujaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertengahan Juni lalu, ketika diselenggarakan rapat kerja tahunan, menu rujak plus bumbunya yang pedas manis beraroma khas menjadi kudapan kami. Bengkoang, pepaya, nanas, mentimun yang diguyur sambal kacang atau bumbu rujak standar menjadi penyegar suasana di tengah-tengah rapat yang lumayan menguras otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu berikutnya, atau memasuki minggu terakhir bulan Juni. Pada saat kami mengikuti kegiatan kursus bahasa Inggris di sebuah lembaga, di suatu siang lagi-lagi sang rujak menjadi menu utama pesta kami. Selain beberapa jenis buah yang dibekal dari rumah, mangga muda yang masih nangkring di pohonnya pun (padahal pohon mangga itu tumbuh di tempat kursus lho...) kami jadikan korban persembahan rujak party saat itu (atas seizin pemiliknya tentu saja). Jadilah kami berseuhah-seuhah ria kepedasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, pada hari Sabtu yang lalu di Lembang sana, dalam rangkaian kegiatan MOS yang bertajuk The Erasmus Days, kami tak bisa tidak mengadakan kegiatan serupa. Ya, rujak party itu lagi. Selepas melakukan perjalanan yang lumayan menguras keringat, pada saat siswa-siswi mendapat alokasi waktu untuk membersihkan diri. Kami, para mentornya tak menyia-nyiakan kesempatan. Sambil menunggu giliran mandi (untuk yang berniat mandi tentu saja) acara rujak party pun digelar. Bahkan waktu itu dengan menu buah yang lebih lengkap, sebut saja pepaya, nanas, bengkuang, sampai sambal “honje’ dengan aroma yang khas itu. Nik-nik yang lulusan Jurusan Kimia berkeras bahwa aroma “honje” tersebut mengingatkannya pada zat kimia tertentu. Namun, interupsi sang ahli kimia tak mendapat respon berarti, karena tak satu pun dari kami yang rela melepas kesempatan untuk berpartisipasi dalam rujak party.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saking asyiknya menikmati rujak, pada foto di atas sampai-sampai rujaknya gak kelihatan, selain Bunda Nina yang tampak sedang mengiris nanas. Inilah anggota rujak party searah jarum jam dari mulai si mungil Syifa, Baety, aku sendiri, Bunda Nina, Tina, Asep, Aya, Vindy, dan Yuni. Beberapa anggota rujak party yang lainnya, ada Rima yang jadi fotografer sehingga tampangnya gak ikut nongkrong; Boyke yang kebagian tugas menyisir sisa-sisa penunjuk jalan pada kegiatan perjalanan sebelumnya; Iwan sedang izin karena sakit; sedangkan Rani, Danis, dan Bu Dian sedang mendampingi siswa-siswi Secondary 2 yang sedang homestay di Malaysia-Singapura sana.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-7588824515332064764?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/7588824515332064764/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=7588824515332064764' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/7588824515332064764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/7588824515332064764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/07/rujak-party.html' title='Rujak Party'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_iWRvByWTM10/SIk3FY1YEII/AAAAAAAAABo/YHDy91MpOCM/s72-c/P1030535.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-8783680570131618968</id><published>2008-07-24T11:54:00.003+07:00</published><updated>2008-07-24T12:13:24.134+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>Kisah Pagi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Hm, lumayan panas siang ini. Padahal tadi pagi rasanya udara menggigit tulang, tubuhku dingin sekali. Sampai-sampai kakak tingkatku yang mau ujian sidang tahap 2 merinding begitu berjabat tangan denganku. Demikian halnya dengan Bu Imas petugas di gedung pascasarjana yang membawa nampan berisi penganan sebagai konsumsi ujian sidang, bergidik tanda kedinginan begitu jemariku kuletakkan di tangannya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Target kerjaku siang ini sedikit berubah. Setengah hari tadi aku mendengarkan tentang problema keluarga plus kekesalan seorang ibu, istri, tante sekaligus sebagai seseorang yang berkarir. Katanya, persoalan hidup tak pernah habis-habisnya. Dia bahkan bertanya apakah aku kenal dengan psikolog atau sejenisnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dia berkali-kali berkata, tepatnya bertanya pada dirinya sendiri, apakah sikap dan pandangannya salah; apakah dia yang tidak benar dalam memperlakukan keluarganya?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku pun menjadi pendengar setia. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tiba-tiba aku teringat bacaanku semalam. Dalam &lt;em&gt;Hoakiau di Indonesia&lt;/em&gt; Pramoedya Ananta Toer menulis "Hidup adalah tantangan bagi setiap orang untuk berbuat dan berlaku benar." Ya, terlepas dari segala macam persoalan dan masalah yang menghadang, bahkan kesalahan sekalipun. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-8783680570131618968?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/8783680570131618968/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=8783680570131618968' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/8783680570131618968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/8783680570131618968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/07/kisah-pagi.html' title='Kisah Pagi'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-222328564348992186</id><published>2008-07-23T13:29:00.002+07:00</published><updated>2008-07-23T13:39:53.168+07:00</updated><title type='text'>Nangka Oma</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Bagiku, mengenang bukanlah berpanjang angan. Ada banyak hal pada masa kini yang mengingatkan kita pada masa lalu, apakah itu selembar foto, sebentuk gantungan kunci, kartu ucapan selamat ulang tahun, segenggam bunga edelweis, atau hanya sebiji buah nangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, sebiji buah nangka yang aromanya menggoda selera itu mengingatkanku pada seorang teman di bangsu sekolah dasar dulu. Namanya Oma. Sama sekali bukan panggilan “oma” yang bersinonim dengan “nenek”. Namanya memang Oma, lengkapnya Oma Masitoh. Kawan-kawan di kelas kadang mengolok-oloknya dengan panggilan Oma Irama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosok Oma dalam memoriku terekam sebagai anak perempuan berpostur tinggi besar –dalam persepsiku yang masih siswa SD kelas II waktu itu- namun memiliki sorot mata nanar. Sorot mata itulah yang masih kuingat kuat sampai sekarang. Sorot mata coklat yang lugu namun keras hati. Menyimpan kekuatan tekad meski tampak menyembunyikan kegetiran. Dia berkulit gelap, dengan rambut tipis sebahu dan berwarna agak coklat yang terlihat lengket. Dia tidak pernah banyak bicara. Mulutnya hanya sesekali saja terbuka untuk bersuara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nangka mengingatkanku pada Oma karena buah yang satu ini demikian lekat dengan sosoknya. Dalam bungkusan plastik ukuran seperempat kilo gram terdapat sekitar sepuluh biji buah nangka yang dijualnya seharga Rp. 50,- waktu itu. Setiap kali berangkat sekolah Oma membawa satu atau dua kantong plastik hitam ukuran paling besar yang penuh bungkusan buah nangka untuk dijual kepada kami, teman-temannya, atau guru-guru kami di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak seperti biasanya, suatu kali Oma pernah bercerita padaku tentang kebiasaannya. Setiap hari sehabis solat subuh, dia langsung membawa baju seragam putih merah-nya, buah nangka dagangannya, serta perlengkapan sekolah tentu saja. Selama tiga puluh menit dia turun gunung- dalam arti sebenarnya- sampai mencapai sungai. Di sungai itulah dia mandi dan kemudian berganti pakaian dengan seragam untuk melanjutkan perjalanan selama tiga puluh menit lagi menuju sekolah. Saking jauhnya tempat tinggal kawan masa kecilku yang satu itu, sampai-sampai aku dan teman sekelas menyebut daerah tempat tinggalnya dengan nama “Banen”. Sampai sekarang aku tak yakin apakah nama “Banen” tersebut merujuk pada nama desa, kampung, atau perbukitan. Namun karena aku pindah sekolah, selain cerita itu, tak banyak lagi kuketahui tentang dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kukembalikan saja kenanganku pada buah nangka, yang sudah lama sekali aku tak berkesempatan menikmatinya. Dan lebih lama lagi aku tak bersua dengan kawanku Oma penjual nangka. Entah bagaimana kabar dirinya di “Banen” sana. Ah, rindunya....  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-222328564348992186?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/222328564348992186/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=222328564348992186' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/222328564348992186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/222328564348992186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/07/nangka-oma.html' title='Nangka Oma'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-4370702772885701650</id><published>2008-07-23T08:57:00.003+07:00</published><updated>2008-07-23T10:46:05.184+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekspresi'/><title type='text'>Asa</title><content type='html'>hari-hari,&lt;br /&gt;mimpi,&lt;br /&gt;janji,&lt;br /&gt;sunyi,&lt;br /&gt;arti,&lt;br /&gt;menjadi,&lt;br /&gt;ekspektasi,&lt;br /&gt;:seni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kata-kata,&lt;br /&gt;bahasa,&lt;br /&gt;rasa,&lt;br /&gt;cinta,&lt;br /&gt;makna,&lt;br /&gt;keluarga,&lt;br /&gt;:mengada pada dunia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-4370702772885701650?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/4370702772885701650/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=4370702772885701650' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/4370702772885701650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/4370702772885701650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/07/asa.html' title='Asa'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-1693373030637436678</id><published>2008-07-22T10:11:00.007+07:00</published><updated>2008-07-22T14:06:59.967+07:00</updated><title type='text'>Pengamen</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;satu sisi&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kehadiran sosok pengamen bukanlah suatu hal yang asing. Dulu, ketika aku masih kanak-kanak, ada saat-saat tertentu ketika seorang pengamen datang menyambangi rumah, menyanyikan sepotong lagu, dan kemudian berlalu ketika beberapa rupiah telah disodorkan orang rumah kepadanya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sejak sekira enam tahun terakhir, kudapati intensitas kehadiran pengamen semakin tinggi. Di depan kosan, di terminal, di setiap angkot yang kunaiki, di bus kota, dan bus antarkota tentu saja. Buatku, kehadiran mereka lebih banyak mengganggu daripada menghibur. Aku pun sering memilih untuk tak terlalu mempedulikannya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sampai beberapa waktu lalu, perjalananku ke rumah diwarnai beberapa hal yang bersinggungan dengan penyanyi jalanan ini. Waktu itu aku dalam perjalanan menuju kota kelahiranku, ketika bus yang kutumpangi mulai memasuki gerbang tol Pasir Koja menuju Padalarang, sekitar dua orang pengamen menyumbangkan suaranya. Aku tak yakin benar mengenai jumlah mereka, karena begitu kuhempaskan badanku di kursi bus, aku tenggelam dalam duniaku sendiri, dalam kekusutan pikiranku saat itu, aku berusaha untuk tidur-upayaku bermula ketika aku mengatupkan kelopak mata yang terasa lelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyanyian pengamen memenuhi udara. Pikiranku terganggu lengkingannya, gesekan biola yang sebelumnya selalu kusuka, tak lagi memanjakan telinga. Kalau menuruti kata hati, ingin rasanya aku mengusir mereka pergi. Tapi.., aku menahan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika entah berapa lama segala bunyi itu berhenti; dan samar kudengar gemerincing kepingan uang logam terkumpul dalam kantong plastik bekas permen sang pengamen dengan frekuensi yang jarang sekali. Ketika aku tak bereaksi terhadap kantong dihadapanku -mataku tetap terpejam saat itu, namun aku dapat merasakannya- kudengar sang pengamen berkata, "&lt;em&gt;Anjing kabeh jigana, euweuh jelema.&lt;/em&gt;" &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Darahku mendidih ketika itu. Namun aku menggigit bibir sendiri untuk meredam amarah. Hatiku panas sekali mendengar ocehan itu. Namun, entah bagaimana ada rasa perih dan takut yang menyelimuti. Apakah mereka marah karena tak ada uang untuk sarapan? Pening kepalaku menjadi. Tak kukira, intimidasi verbal demikian mampu membuatku begitu menderita.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tak berapa lama, suara biola tanpa vocal manusia kembali terdengar; untuk sekira sepuluh menit aku tersiksa. Kata-kata pedas yang dilontarkan pengamen -yang disemburkan tepat di depan wajahku- demikian dalam membekas; sehingga lengking biola tak lagi punya makna saat itu. Untunglah sang kondektur menyelamatkan deritaku dengan membagikan karcis dan menarik ongkos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;sisi lainnya&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Sag pengamen bersinggungan lagi dalam duniaku. Kali ini dia menyajikan fragmen yang berbeda. Saat itu aku menumpang bus kota dari Leuwi Panjang sana. Sebagaimana biasanya, bus penuh sesak, lorong di antara dua baris kursi terisi dengan bangku-bangku cadangan yang diduduki para penumpang, kebanyakan perempuan. Penumpang lainnya berdiri. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di sekitar kawasan Astana Anyar dua orang bocah pengamen naik bus meski telah dihardik sang sopir. Mereka menyanyi dan menepuk kendang persis di hadapanku. Bocah lelaki berusia sekitar 9-10 tahun, sementara bocah perempuannya kuperkirakan tak mungkin lebih dari enam tahun. Dua bocah itu berpakaian kumal, tanpa alas kaki, dengan daki menempel tebal yang sepertinya lebih dari satu bulan menetap di tubuh mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jatuh kasihan menyaksikan dua anak itu dihardik dengan kejam. Aku juga merasa risih dengan cara kedua nak itu menjual belas kasihan orang. Ketika dua buah lagu berakhir, bocah laki-laki mendorong bocah perempuan untuk meminta perhatian penumpang, karena lorong kursi itu sempit dan padat oleh penumpang sang bocah perempuan hampir tersungkur dibuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam benak, aku berpikir, kapankah drama ini berakhir?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-1693373030637436678?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/1693373030637436678/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=1693373030637436678' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/1693373030637436678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/1693373030637436678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/07/pengamen.html' title='Pengamen'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-108508402427617133</id><published>2008-07-21T15:09:00.002+07:00</published><updated>2008-07-21T15:19:15.721+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iseng'/><title type='text'>Otak-atik</title><content type='html'>otak-atik angka, aku kurang suka&lt;br /&gt;otak-atik elektronik, apalagi&lt;br /&gt;otak-atik uang bulanan, itu keharusan biar gak kelaparan&lt;br /&gt;otak-atik jodoh, aku emoh&lt;br /&gt;otak-atik kata, agak bisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;otak-atik bahasa bikin gaya&lt;br /&gt;otak-atik gaya bikin cinta&lt;br /&gt;otak-atik cinta bikin celaka&lt;br /&gt;otak-atik apa aja,&lt;br /&gt;entahlah!&lt;br /&gt;diotak-atik,&lt;br /&gt;:apa otak itu antik, atau cantik?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-108508402427617133?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/108508402427617133/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=108508402427617133' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/108508402427617133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/108508402427617133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/07/otak-atik.html' title='Otak-atik'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-5436294490603510815</id><published>2008-07-21T09:49:00.005+07:00</published><updated>2008-07-21T11:16:48.059+07:00</updated><title type='text'>Televisi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Di &lt;em&gt;Koran Tempo&lt;/em&gt; Edisi Kamis 17 Juli lalu, aku menyimak surat pembaca yang berjudul "Anak-anak Televisi". Disebutkan bahwa Koalisi Nasional Hari Tanpa Televisi (HTT) akan mencanangkan gerakan "Turn Off TV, Turn On Live! Matikan TV dalam Sehari" dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Aku pun mendapati seorang teman yang memasang stiker "Matikan TV-Mu" di dekat tombol &lt;em&gt;on&lt;/em&gt; televisinya. Dia beralasan, televisi hanya untuk nonton film yang diputar melalui &lt;em&gt;DVD Player. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jauh-jauh hari, orang tuaku bahkan tak berniat membeli televisi sejak aku masuk bangku sekolah dasar di tahun 80-an dulu. Televisi hitam putih yang pemutar chanel-nya masih manual dan berlayar BW tersimpan apik di lemari gudang tanpa pernah ditatap apalagi ditonton oleh segenap anggota keluargaku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Baru belakangan ketika aku berstatus sebagai mahasiswalah pemahaman akan kesadaran dan pilihan orang tuaku untuk mendidik anak-anaknya tanpa televisi tersebut baru menghampiriku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ketiadaan televisi digantikan koran, majalah dan tabloid berbahasa Sunda oleh ayahku. Aku dan adik-adikku pun, entah karena kontruksi keadaan yang diciptakan orang tua atau memang keinginan yang timbul dari diri kami terbiasa untuk membaca daripada menonton televisi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ibuku di sela-sela kesibukannya mengurus rumah tangga dan warung kecil di samping rumah kami menikmati waktu istirahatnya dengan membaca daripada menatap layar kaca yang memang tidak ada.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Adik-adikku yang siswa SD dan SMP pun lebih sering asyik dengan buku yang mereka pinjam dari perpustakaan pemda. Tak tanggung-tanggung, selain buku yang mereka pinjam dari sekolah, mereka memiliki dua kartu keanggotaan perpustakaan pemda: kota dan kabupaten sekaligus. Tak heran mereka selalu punya antrian buku yang harus dibaca setiap harinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Anti televisi bukan berarti keluargaku menyepelekan akses informasi dan apresiasi. Berbagai media massa dan siaran radio menjadi alternatifnya. Orang tua dan adik-adiku kerap menikmati siaran dongeng tradisional dan wayang golek melalui radio. Mereka pun menyimak informasi terkini dari media massa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Anti televisi tidak berarti anti segalanya, buktinya meski terbilang keluarga sederhana, orang tuaku responsif terhadap permintaan komputer untukku, untuk adikku yang juga telah berstatus mahasiswa, juga tak menolak ketika adik lelakiku yang SMP meminta gitar elektrik untuk mengarahkan hobi bermain musiknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sekiranya prestasi akademik dan perkembangan sosial menjadi indikator keberhasilan pendidikan anak tanpa televisi, kupikir tumbuh kembang keluargaku sungguh positif.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jadi, bukan hanya matikan televisi, tanpa televisi sekalipun tak masalah bagiku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hanya mungkin, pacarku yang gila bola kelimpungan karenanya, pasalnya, tanpa televisi dia tidak dapat menyaksikan aksi klub atau pemain bola favoritnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Selamat hari anak tanpa televisi!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-5436294490603510815?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/5436294490603510815/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=5436294490603510815' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5436294490603510815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/5436294490603510815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/07/televisi.html' title='Televisi'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-4244797390002836141</id><published>2008-07-16T08:58:00.002+07:00</published><updated>2008-07-16T09:13:08.258+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>waktu</title><content type='html'>detik-detik terlalu kejam padaku&lt;br /&gt;untuk kubagi denganmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-4244797390002836141?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/4244797390002836141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=4244797390002836141' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/4244797390002836141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/4244797390002836141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/07/waktu.html' title='waktu'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-7869093479477782390</id><published>2008-07-10T09:53:00.000+07:00</published><updated>2008-07-10T10:22:37.268+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>Roti Abon vs Gila</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Rumput tetangga selalu tampak lebih hijau." Pameo itu mungkin benar juga. Contoh sederhana terjadi ketika Selasa lalu aku menumpang angkot menuju daerah Suci untuk menyerahkan hasil UAS ke sebuah kampus tempat aku mengajar. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Seorang perempuan berkata kepada dua orang temannya (dilihat dari pakaiannya, sepertinya mereka karyawan GSM tertentu), "Kalian perhatikan &lt;em&gt;gak&lt;/em&gt; orang gila yang di simpang jalan itu, sejak aku SD tampangnya &lt;em&gt;gitu-gitu aja&lt;/em&gt;, ya. &lt;em&gt;Gak&lt;/em&gt; pernah berubah." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Iya, aku juga heran," salah seorang temannya menimpali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Kalau begitu, &lt;em&gt;mending&lt;/em&gt; jadi orang gila aja ya biar tetap muda, hahaha...," perempuan pertama kembali bicara diakhiri tawa. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Kamu ini aneh sekali, tadi ingin sakit biar dibelikan roti abon yang banyak, sekarang ingin gila biar awet muda, ada-ada saja," temannya yang lain mengomentari. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ketiganya pun tertawa, beberapa penumpang lain juga menahan tawa atau sekedar mengulum senyum. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jangan-jangan, dalam kadar tertentu, orang-orang memang sudah gila, aku berpraduga. Semoga saja, aku tidak ikut-ikutan mereka, hih.... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-7869093479477782390?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/7869093479477782390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=7869093479477782390' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/7869093479477782390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/7869093479477782390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/07/roti-abon-vs-gila.html' title='Roti Abon vs Gila'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-7352860995426397965</id><published>2008-06-25T15:37:00.001+07:00</published><updated>2008-09-03T15:05:50.992+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iseng'/><title type='text'>Rasa</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Bukan rasa coklat atau vanila yang aku akan ceritakan. Bukan pula rasa pahit kopi, manis madu, asamnya manggah mentah, atau asinnya air laut. aku mau bicara tentang rasa yang diidap manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Tentang rasa senang, sedih, kecewa, iri, kesal, gondok, tertekan, putus asa, curiga, sakit hati, tak peduli, dan entah apa lagi. Perubahan perasaan manusia itu mungkin ada yang relatif cepat berubah, atau justru sebaliknya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Ada yang perlu waktu bertahun-tahun dengan stimulus ini itu, ada juga yang dalam waktu sekejap dan hanya dengan selembar kertas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Contohnya, di penghujung bulan, seorang mahasiswa putus asa yang belum dapat kiriman, atau karyawan gontai yang belum pada gajian; keduanya pasti senang kalau dapat selembar cek untuk dicairkan....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Sayangnya, itu cuma andai....!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-7352860995426397965?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/7352860995426397965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=7352860995426397965' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/7352860995426397965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/7352860995426397965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/06/rasa.html' title='Rasa'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8691583874629923720.post-2919160125179586455</id><published>2008-06-24T14:28:00.000+07:00</published><updated>2008-06-24T14:33:55.200+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duniaku'/><title type='text'>akhirnya....</title><content type='html'>setelah beberapa hari ini hanya menatap buku teks dan memelototi layar monitor akhirnya aku punya waktu juga untuk ngotak-ngatik blog, meski beberapa kali gak jelas juntrungannya. sejak nge-blog pertamakali tahun 2006, lalu nyempatin buat blog baru pada 2007 yang juga gak pernah di update dengan posting-an baru, harapanku blog yang ini punya &lt;em&gt;life time&lt;/em&gt; yang lebih bagus dari "kakak-kakanya." Ya, semoga...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8691583874629923720-2919160125179586455?l=dunia-seni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dunia-seni.blogspot.com/feeds/2919160125179586455/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8691583874629923720&amp;postID=2919160125179586455' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/2919160125179586455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8691583874629923720/posts/default/2919160125179586455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dunia-seni.blogspot.com/2008/06/akhirnya.html' title='akhirnya....'/><author><name>Seni</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02368020175411540378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_iWRvByWTM10/SIWFUIL8KdI/AAAAAAAAAAU/cHESEiIAsQM/S220/dii+kantin+Mipa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
